Berita

Ketum PSI Kaesang Pangarep/Net

Politik

Tak jadi Umumkan Capres, Kaesang Ingin Gantung Arah Politik PSI?

SENIN, 25 SEPTEMBER 2023 | 22:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, berkeinginan mengungkap sosok calon presiden (capres) yang akan didukung partai itu di Pilpres 2024. Namun hal itu urung disampaikan.

Momen tersebut ketika Kaesang pidato politik usai didaulat menjadi Ketum PSI, dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas), di The Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin malam (25/9).

"Jadi di kesempatan kali ini saya menyampaikan capres PSI di 2024 adalah..." ujar Kaesang sembari berhenti sejenak seolah menggoda para elite dan kader PSI yang ingin tahu.


Ternyata, sesaat kemudian Kaesang langsung meminta jajaran elite dan juga kader PSI untuk tidak terburu-buru, seolah ingin menggantung arah politik PSI soal siapa capres yang akan didukung partai yang kini dipimpinnya itu.

"Sabar toh, sabar. Kita pelan-pelan dulu, ojo kesusu," katanya disambut gelak tawa jajaran PSI yang hadir.

Dia mengklaim, PSI punya alasan tidak mengungkap langsung arah politik Pilpres 2024.

"Beri kami waktu untuk mendengar langsung dan merasakan denyut di akar rumput, baru kita tentukan arah kemenangan kita," ucapnya.

"Setuju ya?" tanya Kaesang dijawab keras oleh para kader dan elite-elite PSI dengan kata setuju.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya