Berita

Presiden Jokowi bersama Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Bacapres PDIP Ganjar Pranowo beserta petinggi PDIP/Ist

Politik

Pengamat: Jika Duet Prabowo-Ganjar Terwujud, Jokowi akan Ditinggal Megawati

MINGGU, 24 SEPTEMBER 2023 | 02:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Apabila wacana duet bakal capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto dan bakal capres PDIP Ganjar Pranowo terwujud, maka Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpotensi ditinggal Megawati Soekarnoputri.  

“Kalau duet Ganjar dengan Prabowo terjadi, saya kira memang Jokowi ditinggal oleh Megawati dan Prabowo,” kata Direktur Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul, kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Sabtu (23/9).

Dia mengurai, saat ini ketika bicara kemungkinan Prabowo dan Ganjar bersatu, bisa saja terjadi. Meskipun kemungkinannya relatif kecil, mengingat keduanya sama-sama bakal capres yang akan berlaga di Pilpres 2024.


“Tetapi ketika Mega dan Prabowo bisa “sepaham” main mata, ini berpeluang besar terjadi,” ungkapnya.

Dengan begitu, lanjut dia, secara tidak langsung biak Ganjar maupun Prabowo dinilai tidak lagi memperebutkan endorsement Presiden Jokowi. Sehingga, para pendukungan keduanya melihat bahwa duet inilah yang direstui Jokowi.

Namun, di lain sisi, Jokowi berpotensi ditinggal oleh Megawati dan Prabowo ketika kontestasi Pilpres 2024 usai. Mengingat, Jokowi sudah tidak lagi berkuasa dan Megawati maupun Prabowo masih bisa mengendalikan kekuatan.

“Mungkin sampai hari ini, Jokowi bisa main di dua kaki selama punya power. Tetapi kalau duet ini bisa terjadi (Ganjar dan Prabowo) selesai saya kira. Jokowi ditinggal oleh Megawati dan Prabowo,” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Malaysia Fair 2026 Jadi Ajang Perluasan Pasar Medical Tourism di Indonesia

Jumat, 05 Juni 2026 | 18:12

CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Ini Lokasi Parkir dan Rute Transportasi Umumnya

Jumat, 05 Juni 2026 | 18:10

Begini Spek Bangunan SPPG di Daerah 3T yang Dibangun Kementerian PU

Jumat, 05 Juni 2026 | 17:47

Sambut Nanik Deyang, APJI Minta Juknis Dapur MBG Dibenahi

Jumat, 05 Juni 2026 | 17:01

Menteri PU Rampungkan 222 SPPG di Daerah 3T

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:48

KPK Panggil Motivator Ary Ginanjar Agustian di Kasus Gratifikasi IUP Kukar

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:45

Akulaku Finance Dukung Proses Hukum pada Tindakan Kecurangan

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:36

Mubes Kosgoro 1957: Berkas La Ode Beres, Sari Yuliati Belum Bayar Administrasi

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:18

Awas Kolesterol Naik! Ini 5 Tips Sehat Mengolah Daging Kurban ala Ahli Gizi UNS

Jumat, 05 Juni 2026 | 15:57

AS Buka Jalur untuk 36 Kapal Bantuan Kemanusiaan di Selat Hormuz

Jumat, 05 Juni 2026 | 15:33

Selengkapnya