Berita

Ilustrasi operasi pengamanan wilayah/Net

Pertahanan

Sniper Satgas Damai Cartenz Tembak Mati Satu Anggota KKB dengan Jarak 800 Meter

SABTU, 23 SEPTEMBER 2023 | 12:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Satgas Damai Cartenz 2023 melakukan operasi pengamanan Kota Oksibil di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan selama 3 hari.

Operasi ini dilakukan pasca penyerangan dan pembakaran kios oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kelompok Ananias Ati Mimin. Dalam operasi ini, personel Satgas Damai Cartenz berhasil menembak mati satu orang KKB pada Kamis (21/9).

“Tim sniper kami berhasil menembak mati salah satu KKB yang kami tembak dari jarak 800 meter saat mereka melakukan penembakan terhadap pesawat di ketinggian Oksibil," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, AKBP Bayu Suseno dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/9).


Berdasarkan pengamatan lewat teropong, AKBP Bayu menyebut beberapa KKB terluka akibat tembakan dari tim sniper. Namun, jenazah korban dan senjata anggota KKB disebut dibawa lari KKB lain dan masuk ke hutan.

Hal ini diperkuat dengan informasi dari sumber terpercaya yang menginformasikan bahwa memang benar ada salah satu anggota KKB kelompok Ananias Ati Mimin yang terkena tembakan dari tim sniper aparat keamanan.

Sumber terpercaya mengatakan, anggota KKB tersebut tertembak di bagian tangan dan dada hingga tembus ke belakang dan kondisinya luka parah.

“Nama pasukan yang ditembak aparat itu Ricky Sasaka, info terakhir sudah mati. Ini adalah informasi yang kami peroleh dari sumber di lapangan," jelas Bayu.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya