Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Amerika Serikat Siap Kirim Rudal Jarak Jauh ke Ukraina

SABTU, 23 SEPTEMBER 2023 | 08:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Permintaan amunisi jarak jauh oleh Ukraina akhirnya terkabul dengan keputusan Washington yang diperkirakan akan mengirimkan rudal permukaan-ke-permukaan ATACMS ke Kyiv.

Mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya, NBC News melaporkan Jumat (22/9), janji tersebut dibuat oleh Presiden AS Joe Biden saat menggelar pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sehari sebelumnya.

Para pejabat tersebut tidak mengungkapkan kapan pengumuman paket ATACMS akan dibuat atau kapan rudal tersebut akan benar-benar sampai ke Ukraina. Namun, mereka menggambarkan jumlah amunisi yang akan dikirimkan tidak berjumlah banyak.


Rudal ATACMS memiliki jangkauan sekitar 190 mil (lebih dari 300 kilometer), dan pengirimannya diperkirakan akan lebih meningkatkan kemampuan jarak jauh Ukraina.

Kyiv telah berulang kali meminta amunisi jenis ini dari Washington.

Belum jelas apakah Washington akan memberi Kyiv peluncur tambahan untuk menembakkan rudal ATACMS. Jika mereka tidak mengalokasikan kendaraan tambahan untuk tugas ini, rudal tersebut tampaknya akan ditembakkan oleh beberapa peluncur roket HIMARS dan sistem sejenisnya, yang sebelumnya dipasok ke Kyiv oleh Washington dan sekutu NATO lainnya.

Awal tahun ini, AS setuju untuk memasok Kyiv dengan peluru artileri cluster kaliber 155 mm standar NATO, tetapi dengan catatan itu adalah tindakan sementara untuk mengkompensasi kekurangan amunisi konvensional.

Pengiriman tersebut mendapat kritik keras, bahkan oleh sekutu terdekat AS, mengingat sifat kontroversial dari amunisi tersebut.

Cluster shell telah dilarang oleh banyak negara di seluruh dunia karena tingkat kerusakannya yang tinggi dan kemampuannya untuk mencemari medan perang dengan bom-bom aktif yang gagal meledak, yang menimbulkan ancaman bagi warga sipil selama bertahun-tahun.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya