Berita

Penggagas Group Peningkatan Ekspor RI yang juga mantan Duta Besar RI untuk Argentina, Jonny Sinaga/RMOL

Bisnis

Jonny Sinaga: Pemerintah Tidak Perlu Ragu Impor Beras Jika Harus

JUMAT, 22 SEPTEMBER 2023 | 22:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kenaikan harga beras menjadi sumber keresahan masyarakat. Pada Jumat (22/9), harga beras tercatat menembus hingga Rp 14.000 per kilo.

Kelangkaan pasokan disinyalir menjadi salah satu penyebab lonjakan harga pada bahan pokok yang paling banyak dikonsumsi warga Indonesia tersebut.

Penggagas Group Peningkatan Ekspor RI yang juga mantan Duta Besar RI untuk Argentina, Jonny Sinaga, menilai berbagai upaya perlu dilakukan pemerintah untuk mengatasi kelangkaan.


Menurut Jonny, impor beras adalah hal yang wajar jika memang terjadi kekurangan beras. Dengan catatan, kegiatan itu dilakukan melalui cara yang benar dan demi kepentingan rakyat.

"Sebenarnya bisa dipahami mengapa kadang-kadang melakukan impor dari negara lain jika ketersediaan dalam negeri tidak mencukupi. Lahan persawahan kita relatif sama sementara jumlah penduduk meningkat sehingga kebutuhan meningkat," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Jumat (22/9).

"Yang menjadi persoalan jika dalam melakukan impor itu terjadi yang merugikan masyarakat; misalnya pengusaha yang melakukan impor mengambil keuntungan yang terlalu besar sehingga merugikan masyarakat. Apalagi kalau ada pejabat yang menikmati itu yang tidak sesuai aturan yang ada, maka akan timbul persoalan," tambahnya.

Sebenarnya bukan hanya mengenai beras, kebutuhan pokok lainnya seperti gula, garam, cabai, bawang, dan lain-lain prinsipnya sama saja, katanya. Jika keadaan di dalam negeri tidak memungkinkan, wajar saja melakukan impor. Namun di dalam melakukan impor itu harus dilakukan demi kepentingan rakyat.

"Kita sudah mengetahui ada lima pihak (pentaheliks) yang harus didengar dalam setiap kebijakan yang diambil yakni pemerintah, pengusaha, masyarakat, perguruan tinggi, dan media, dalam hal ini termasuk RMOL.ID. Sayangnya lebih mudah mengucapkan ini daripada melakukannya sehingga muncullah persoalan. Pengusaha tentu harus mendapat keuntungan dalam menjalankan usahanya, namun keuntungan itu harus wajar tidak boleh berlebihan. Kita menginginkan agar pengusaha kita maju, namun dengan keuntungan yang wajar agar masyarakat tidak terlalu terbebani," ujarnya.

Sama halnya dengan kesadaran untuk melakukan impor, Jonny juga menilai penting bagi Indonesia untuk mendahulukan pemenuhan pasokan dalam negeri terlebih dahulu dibandingkan ekspor.

Menurutnya, walaupun tidak melakukan ekspor secara langsung, memasok kebutuhan dalam negeri, secara tidak langsung juga mendukung ekspor.

Jonny mencontohkan bagaimana ketika Indonesia memutuskan tidak menjual minyak sawit untuk mengatasi kenaikan harga minyak goreng.

"Kalau kita butuh, ini tidak boleh ekspor, walaupun Indonesia penghasil minyak sawit yang besar di dunia," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya