Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Diprediksi Akan Hantam Bumi, Sampel Asteroid Bennu Sukses Dibawa NASA

RABU, 20 SEPTEMBER 2023 | 16:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebagai bagian dari tata surya, Bumi memang rentan bertumbukan dengan benda-benda antariksa seperti asteroid. Bahkan, ada sebuah asteroid yang diprediksi para ahli akan bertabrakan dengan Bumi di masa yang akan datang.

Adalah asteroid bernama Bennu yang diprediksi akan menabrak Bumi pada 24 September 2182, atau 159 tahun ke depan, seperti dilaporkan Daily Star, Rabu (20/9).

Meski demikian, andai sampai ke permukaan Bumi, peluang terjadinya hantaman yang dahsyat disebut sangat kecil. Sebab, lebar dari Bennu tak begitu besar. Hanya sekitar 400 meter, berbanding dengan asteroid yang menyebabkan dinosaurus punah yang mempunyai lebar 9,6 km.


NASA hanya memperkirakan akan ada kawah berukuran sekitar 9 km saat Bennu menabrak permukaan bumi. Tabrakan juga akan berdampak ke segala arah dengan jarak sekitar 960 km.

Keberadaan Bennu sudah diteliti oleh NASA sejak 7 tahun lalu, di mana badan antariksa AS itu telah mengirimkan pesawatnya ke Bennu untuk mengumpulkan sampel dalam rangka mencegah kemungkinan terjadinya bencana besar.

Sampel tersebut dalam perjalanan menuju Bumi pada 24 September 2023 mendatang. Sampel seberat 250 gram itu diharapkan bisa membantu peneliti mengetahui batuan tersebut dan informasi soal Tata Surya.

"Bahan murni dari asteroid Bennu akan membantu menjelaskan pembentukan Tata Surya 4,5 miliar tahun lalu dan mungkin mengenai bagaimana kehidupan Bumi dimulai," ucap administrator asosiasi Direktorat Misi Sains NASA, Nicola Fox.

Sementara itu, Manajer Proyek OSIRIS-REx di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA, Rich Burns menambahkan, pihaknya tengah berada di tahap akhir misi.

"Kami sekarang berada di tahap terakhir perjalanan tujuh tahun ini dan rasanya seperti beberapa mil terakhir dari sebuah maraton, dengan gabungan emosi seperti kebanggaan dan kebahagiaan, dengan fokus untuk menyelesaikan perlombaan dengan baik," tandas Burns.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya