Berita

Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan/Ist

Politik

Denny JA: Basis Suara 4 Partai Islam Untungkan Anies

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 20:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Basis suara empat partai politik (Parpol) berbasis Islam, yakni PKB, PKS, PAN, dan PPP terpecah ke tiga bakal calon presiden (Bacapres). Di antara 3 bacapres, Anies Baswedan menjadi yang paling banyak mendapat operan suara.

Hal tersebut terekam dalam hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang dilakukan pada 1-8 Agustus 2023.

"Berdasarkan media analisis, indepth interview, dan juga FGD, terdapat pengelompokan partai berbasis Islam, PKB, PKS, PAN, dan PPP termasuk di dalamnya. Empat partai ini juga partai yang berhasil lolos ke DPR pemilu 2019," ujar peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, saat menyampaikan rilis survei terbaru di Kantornya, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (19/9).
 

 
Dia menjelaskan, raihan suara empat partai Islam tersebut totalnya berjumlah 18,2 persen. Dengan rincian, PKB 6,6 persen, PKS 5,6 persen, PAN 4 persen, dan PPP 2 persen.

Dari basis suara empat parpol Islam itu, Ardian menjelaskan, Bacapres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan memperoleh suara terbanyak. Mengungguli Bacapres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto dan Koalisi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo.
 
"Pilihan Capres dari pemilih partai Islam yang 18,2 persen menempatkan Anies di posisi teratas sebesar 37,1 persen. Posisi kedua ada Prabowo sebesar 28,3 persen, posisi Ketiga Ganjar sebesar 28,1 persen," paparnya.

Meski jumlah basis suara Parpol berbasis Islam terbilang sedikit, Ardian memandang Anies secara nyata menjadi pesaing berat Prabowo dan Ganjar.

"Anies paling unggul di pemilih partai Islam. Prabowo dan Ganjar bersaing," imbuh Ardian.

Dalam survei kali ini, LSI Denny JA menggunakan Multistage Random Sampling, yang melibatkan 1.200 responden di seluruh wilayah Indonesia.

Teknik pengumpulan data dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner sejak 1 hingga 8 Agustus 2023 dengan margin of error 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 97 persen. 

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya