Berita

Ilustrasi/Net

Global

Ikuti Jejak Polandia, Pemerintah Kroasia Tidak akan Mengimpor Gandum Ukraina

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 17:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kroasia memutuskan untuk tidak mengimpor biji-bijian Ukraina, dan tidak menutup kemungkinan akan menerapkan larangan impor seperti Polandia, Hongaria, dan Slovakia.

Hal tersebut disampaikan Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic pada Selasa (19/9), yang semakin menambah ketegangan dan perselisihan di antara negara-negara anggota Uni Eropa dan Ukraina.

“Sikap dan keinginan Kroasia adalah bahwa kami adalah negara transit, bukan negara yang menerima biji-bijian Ukraina dalam jumlah besar yang lebih murah daripada milik kami, yang berarti para petani kami berada dalam kesulitan,” kata Plenkovi?, seperti dimuat Politico EU.


Langkah Kroasia ini muncul setelah Kyiv, mengambil tindakan hukum pada Senin, dengan mengajukan gugatan di Organisasi Perdagangan Dunia terhadap tiga negara Uni Eropa yaitu Polandia, Hongaria, dan Slovakia, yang masih mempertahankan larangan impor produk pertanian Ukraina.

Ketiga negara itu diketahui telah menerapkan larangan impor biji-bijian secara sepihak untuk melindungi industri pertanian dalam negeri mereka dari persaingan yang tidak seimbang dengan lonjakan ekspor biji-bijian murah dari Ukraina.

Tindakan ini disebut telah menentang keputusan Komisi Eropa yang sebelumnya mencabut embargo penjualan biji-bijian Ukraina di seluruh Uni Eropa pada pekan lalu.

Ketika ditanya apakah Kroasia akan mengikuti jejak negara-negara lain dengan menerapkan larangan serupa, Plenkovic belum memberikan jawaban pasti. Namun, dia menegaskan bahwa pelabuhan-pelabuhan Kroasia saat ini hanya memfasilitasi pengiriman biji-bijian Ukraina ke negara ketiga.

Kroasia sejauh ini telah menawarkan penggunaan pelabuhannya kepada Ukraina sebagai alternatif saat akses Ukraina ke Laut Hitam terhambat oleh tindakan Rusia, terutama di tengah konflik yang sedang berlangsung antar kedua negara itu.

Meskipun belum ada informasi konkret mengenai volume biji-bijian yang diekspor melalui pelabuhan Kroasia, rute ini telah menjadi pilihan yang semakin populer, seperti yang diungkapkan oleh Wakil Perdana Menteri Pertama Ukraina Yulia Svyrydenko awal bulan ini.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya