Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Video Curhat Korban Gusur Kembali Beredar, Jokowi: Rasanya Sangat Sakit

MINGGU, 17 SEPTEMBER 2023 | 16:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Video lama Presiden Joko Widodo yang membahas perasaannya menjadi korban gusur kembali viral. Video itu muncul kembali di tengah konflik di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau.

Pada video berdurasi 00:58 detik itu, tampak Jokowi mengenakan baju kemeja kotak-kotak, kostum khas kampanye pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012 silam.

Dia Curhat keluarganya pernah jadi korban gusur pada 1970-an. Saat itu dia masih duduk di bangku sekolah dasar.


"Tidak dapat ganti rugi, hanya dapat tanah, itu juga di bantaran lagi, tapi di tempat yang lain," kata Jokowi seperti dikutip redaksi, Minggu (17/9).

Menurutnya, peristiwa itu sangat membekas. Bahkan hingga kini masih terekam dibenaknya. "Itu sangat membekas di ingatan saya, bahwa yang namanya tergusur itu sangat sakit sekali, sangat sakit sekali," ungkap dia.

Jokowi pun menegaskan, di Undang Undang jelas diatur, bahwa negara harus melindungi rakyatnya. Namun yang terjadi saat ini, lanjutnya, negara malah berbuat sewenang-wenang.

"Ingat di Undang Undang Dasar kita jelas, bahwa pemerintah, negara, itu melindungi rakyatnya. Di situ jelas sekali tercantum, tapi yang terjadi, pemerintah malah seperti ini. Itu kekeliruan. Itu sudah melanggar undang-undang," tandasnya.

Terkait konflik yang terjadi di Pulau Rempang, Jokowi mengaku sudah menghubungi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Hasilnya, ada salah komunikasi di jajaran bawah, yakni pemberian lahan yang lokasinya masih belum tepat untuk warga. Bagi Jokowi, masalah seperti itu seharusnya tidak perlu sampai presiden yang turun tangan.

"Masak urusan begitu (Rempang) harus sampai Presiden?" dia balik bertanya, saat pembukaan Sewindu Proyek Strategis Nasional 2023, di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu (13/9).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya