Berita

Polisi berjaga di depan sebuah rumah di Yeongam, Provinsi Jeolla Selatan, tempat sebuah keluarga beranggotakan lima orang ditemukan tewas pada 15 September 2023/Net

Dunia

Pintu Terkunci dari Dalam, Satu Keluarga di Korsel Ditemukan Tewas Mengenaskan

SABTU, 16 SEPTEMBER 2023 | 12:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kasus kematian misterius satu keluarga dilaporkan terjadi di Korea Selatan pada Jumat (15/9) waktu setempat dan cukup menghebohkan.

Dalam keterangannya polisi mengatakan keluarga tersebut, yang terdiri dari sepasang suami istri berusia 50-an dan tiga putra mereka yang menderita disabilitas, ditemukan tewas di rumah mereka di wilayah barat daya Yeongam.

Polisi mengatakan mereka mendapat laporan dari tetangga bahwa ada noda darah ditemukan di dekat jendela rumah keluarga itu.


Saat mengunjungi rumah itu pada sore harinya, polisi menemukan mayat petani berusia 59 tahun yang dikenal dengan nama keluarga Kim, istrinya yang berusia 56 tahun, dan ketiga putra mereka yang berusia 20-an.

Petugas mengatakan mayat-mayat itu mengalami banyak pendarahan, dan darah ditemukan di dua ruangan terpisah dan sebuah senjata ditemukan di tempat kejadian.

"Pintu rumah dikunci dari dalam dan tidak ada tanda-tanda orang masuk tanpa izin," kata polisi.

Belakangan diketahui bahwa awal bulan ini, Kim tengah diselidiki atas tuduhan melakukan kejahatan seksual terhadap seorang wanita di kota lain.

Kim tidak menanggapi permintaan polisi untuk hadir dalam pemeriksaan yang mestinya dilakukan dua hari sebelumnya.

Ketiga putra Kim menderita cacat parah, dan istrinya dilaporkan merawat mereka karena masalah mobilitas mereka. Keluarga tersebut tidak menerima subsidi untuk rumah tangga berpenghasilan rendah.

Hingga saat ini polisi sedang menyelidiki penyebab pasti kematian tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya