Berita

Sekretaris Departemen IV DPP Partai Demokrat, Hasbil M Lubis/Net

Politik

Belok Kuliti Elektabilitas Anies, Warganet: Kader Demokrat Kok Begini Amat...

SABTU, 16 SEPTEMBER 2023 | 10:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perubahan drastis terlihat pada sikap sejumlah politisi Partai Demokrat setelah memutuskan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) dan menarik dukungan dari Anies Baswedan.

Salah satunya Sekretaris Departemen IV DPP Partai Demokrat, Hasbil M Lubis. Melalui akun media sosial X, ia terang-terangan menguliti elektabilitas Anies Baswedan paling buncit dibanding calon lain seperti Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

"Survei SMRC enggak percaya, ya udah baca lagi survei Litbang Kompas ini. Ya apa pun surveinya, Anies memang paling bontot," kritik Hasbil sembari menautkan laman berita survei Litbang Kompas di media sosial X sebagaimana dikutip Sabtu (16/9).


Hasil survei SMRC atau Saiful Mujani Research and Consulting yang baru dirilis menyebutkan, elektabilitas Anies sebesar 16,5 persen jika berpasangan dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Sementara, simulasi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dipasangkan dengan Menteri BUMN Erick Thohir, mencatat elektabilitas hingga 31,7 persen.

Adapun jika mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo disimulasikan berpasangan dengan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berada di urutan pertama, yakni dengan elektabilitas 35,4 persen.

Hasil survei SMRC itu tidak jauh berbeda dengan hasil survei Litbang Kompas pada Agustus 2023, yang menempatkan Anies di urutan terbawah ketimbang Prabowo dan Ganjar.

"Yang marah-marah pendukung receh aja ya," demikian Hasbil menyindir.

Sontak, unggahan anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini menuai komentar negatif dari warganet.

"Kok bisa sih, udah keluar koalisi tapi merhatiin Mas Anies terus? Penasaran ya?" tulis akun ariif14.

"Gimana rasanya Bang? Dulu muji-muji sekarang sebaliknya? Hehehe," cuit akun fadil.

"Keder (kader) Domokrat (Demokrat) kok begini amat, udah baperan sekarang jadi kang (tukang) nyinyir," unggah akun Jibara.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya