Berita

Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa/Ist

Politik

Pertimbangkan Kekuatan, Jenderal Andika Minta Negara Bijak Sikapi Manuver China di LCS

SABTU, 16 SEPTEMBER 2023 | 06:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa menyoroti manuver baru China yang begitu agresif di Kawasan Laut China Selatan (LCS). Bahkan, China telah membuat peta baru yang menyinggung kawasan milik Rusia, India, Taiwan dan wilayah Indonesia.

Hal itu disampaikannya saat diskusi interaktif yang diselenggarakan oleh Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) bertema "Kamu Bertanya, Jenderal Andika Perkasa Menjawab" di kafe Dignity, Jakarta Selatan, Rabu (13/9/) lalu.

Andika menyebut, Amerika Serikat (AS) juga kerepotan dalam mengantisipasi gerakan China di kawasan LCS. Menurut Andika, Indonesia memang harus sadar diri dengan gerakan China tersebut.

Dalam arti bahwa manuver China ini harus disikapi secara bijak dengan mempertimbangkan kekuatan Indonesia.

"Kita lihat India yang sekarang ekonominya besar juga diklaim wilayahnya oleh China. Juga kepada Rusia, makanya kita tahu diri saja," ujar Andika dalam keterangan tertulis yang disampaikan Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS), Jumat (15/9).  

Kendati demikian, mantan KSAD itu menyebut personel militer tidak selalu berbanding dengan kekuatan sebuah negara. Menurutnya, Indonesia pernah kehilangan Provinsi Timor Timur yang kini merdeka menjadi Timor Leste setelah melalui proses jajak pendapat dan pernah kehilangan Pulau Sipadan dan Ligitan.

Padahal, RI memiliki kekuatan militer dalam jumlah besar. Maka dari itu, dia menyarankan Indonesia lebih memfokuskan pada ekonomi. Meski bukan berarti alutsista tidak penting namun yang diperlukan adalah prioritas dan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi Indonesia.  

"Timor Leste yang hanya memiliki pasukan sekitar 2.000 personel. Kita memiliki 500.000 tentara. Apakah kita punya hasrat untuk menyerang Timor Leste? Sama sekali tidak. Kita negara beradab yang tunduk pada hukum internasional. Saya kira negara negara lain juga akan begitu ketika kita menjalin pertemanan yang baik," jelas Andika

Jebolan AKABRI tahun 1987 itu mengatakan Ukraina bisa bertahan hingga saat ini karena didukung oleh 24 negara yang memiliki kekuatan ekonomi dan militer yang besar, yaitu AS dan negara-negara Eropa Barat. Di sisi lain, Rusia akibat perang berkepanjangan membuat skala ekonominya menurun.

Hal itu menunjukkan perang Rusia versus Ukraina berkaitan pula dengan perkawanan. Lanjut dia, politik luar negeri RI yang bebas aktif harus dimanfaatkan secara baik untuk pertahanan negara.

"Dalam arti, Indonesia memiliki pilihan untuk mendukung strategi pertahanannya, apakah memilih diam atau menjalin pertemanan dengan banyak negara. Saya memilih berteman sebanyak-banyaknya. Kebijakan pertahanan yang ofensif juga bisa menyinggung negara-negara tetangga," jelas Andika yang kini menjadi Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo.

Populer

Survei IPE Catat Elektabilitas Prabowo-Gibran Mentok di 32,4 Persen Jelang Hari-H Pencoblosan

Sabtu, 10 Februari 2024 | 23:37

Pakar Koperasi: Saya Terima Tantangan Ichsanuddin Noorsy

Minggu, 11 Februari 2024 | 15:39

20 Caleg DPR RI Dapil Lampung II Teratas Versi Quick Count

Jumat, 16 Februari 2024 | 06:57

Terkait Polemik BUMN, Ichsanuddin: Yang Ngomong Pasal 33 Belajar Dulu Deh!

Minggu, 11 Februari 2024 | 11:56

Dedi Iskandar Teratas, Ini Perolehan Suara 21 Calon DPD Sumut

Jumat, 16 Februari 2024 | 05:48

Anggota DPRD Kabupaten Madiun Hasil Pemilu 2024 Diprediksi Didominasi Petahana

Selasa, 13 Februari 2024 | 19:59

10 Caleg Dapil DKI Jakarta 5 Ini Berpeluang Lolos ke Kebon Sirih

Senin, 19 Februari 2024 | 16:28

UPDATE

Sempat Buron, Pelaku Tabrak Lari di Palembang Berhasil Diringkus Polisi

Rabu, 21 Februari 2024 | 05:20

Bea Cukai Kudus Bongkar Penyelundupan Rokok Ilegal Senilai Ratusan Juta

Rabu, 21 Februari 2024 | 04:55

Lempar Senyum

Rabu, 21 Februari 2024 | 04:45

Rakor dengan Kemenpora, Panitia Aceh Siap Gelar PON XXI 2024

Rabu, 21 Februari 2024 | 04:20

Pemprov DIY Usul 1 Maret sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara

Rabu, 21 Februari 2024 | 03:56

Genjot Ekonomi Biru, Pemprov Jatim Komitmen Kembangkan SDM Kelautan-Perikanan

Rabu, 21 Februari 2024 | 03:39

Atasi Lonjakan Harga Beras, Pemprov Jateng Bakal Gelar Operasi Pasar

Rabu, 21 Februari 2024 | 03:14

Naval Diplomacy

Rabu, 21 Februari 2024 | 02:54

Aturan Main Sektor Kelautan dan Perikanan Berpegang Prinsip Ekologi

Rabu, 21 Februari 2024 | 02:37

Dipimpin Didik Rachbini, Tiang Pancang Masjid Lippo Cikarang 2 Mulai Dipasang

Rabu, 21 Februari 2024 | 02:14

Selengkapnya