Berita

Ganjar Pranowo bersama Ridwan Kamil/Ist

Politik

Meski Gandeng Kang Emil, Ganjar Belum Tentu Bisa Taklukkan Jabar

SABTU, 16 SEPTEMBER 2023 | 02:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peluang bakal calon presiden (Bacapres) PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo meraup keuntungan suara dari warga Jawa Barat (Jabar) belum tentu bisa terwujud, meski menggandeng Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Pemilih Partai Golkar, Ridwan Kamil.

Founder Citra Institute, Yusak Farchan menilai, Ridwan Kamil yang notabene merupakan mantan Gubernur Jawa Barat memang punya kans menggaet pemilih di Tanah Pasundan.

"Jika Ridwan kamil yang diambil sebagai cawapres, tentu penetrasi Ganjar ke Jawa Barat akan lebih mudah," ujar Yusak kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/9).


Peluang menguasai wilayah segitiga emas di Pulau Jawa memang tidak bisa dipungkiri, apabila Ganjar benar-benar menggaet sosok yang kerap disapa Kang Emil itu.

"Jika Ganjar menang di Jawa Barat, maka Jawa akan dikuasai. Ganjar-Ridwan Kamil memang seksi," tuturnya.

Namun, elektabilitas Kang Emil sebagai Cawapres yang tinggi di beberapa lembaga survei, jika dipasangkan dengan Ganjar belum tentu bisa menguasai Jawa Barat.

"Karena preferensi politik masyarakat tentu lebih melihat siapa Capresnya," jelasnya.

Maka dari itu, Dekan FISIP Universitas Pamulang (Unpam) itu memandang pasangan Ganjar-Kang Emil belum tentu bisa menguasai wilayah yang memiliki pemilih terbanyak.

"Apakah pasangan ini bisa menaklukkan Jawa Barat? Saya kira belum tentu," demikian Yusak.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya