Berita

Pendaratan pasukan amfibi dalam Latgabma SGS 2023/Ist

Pertahanan

Latgabma SGS 2023 Selesai Dihelat, Ini Keuntungan yang Diperoleh TNI

SABTU, 16 SEPTEMBER 2023 | 00:46 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Rangkaian Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield (Latgabma SGS) 2023 yang diikuti berbagai negara sahabat telah rampung digelar di Jawa Timur.

Secara garis besar, Indonesia dan TNI diuntungkan dengan perhelatan Latgabma SGS 2023 tersebut.

Direktur Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyebut dalam konteks diplomasi militer, gelar latihan ini dapat dipandang sebagai salah satu sarana mewujudkan kepentingan nasional di bidang pertahanan dan keamanan.


"Peranannya strategis dalam menghadapi permasalahan yang ada," kata Khairul kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Jumat (15/9).

Selain itu, Khairul menyebut latihan bersama ini bermanfaat untuk membangun kepercayaan, mengurangi rasa takut, dan kesalahpahaman kedua belah pihak.

"Jadi semisal terjadi eskalasi, situasinya kemudian tidak mengarah pada konflik terbuka yang merugikan posisi Indonesia, serta dapat saling memperkuat Confidence Building Measures (CBMs), keamanan hingga stabilitas kawasan," ucap Khairul.

Terakhir, Khairul menyebut latihan bersama SGS ini juga bermanfaat pada upaya meningkatkan kemampuan sektor pertahanan.

"Artinya, Indonesia dalam hal ini tentu saja berharap latihan gabungan akan memperkuat kesepahaman, memperkaya pengalaman, serta meningkatkan kemampuan dan kecakapan TNI terutama para personel yang terlibat," pungkas Khairul.

Latgabma melibatkan pasukan gabungan multinasional tiga matra Darat, Laut, dan Udara, bertujuan untuk mendorong kerja sama regional maupun internasional serta interaksi budaya.

Selain itu, latihan ini juga untuk meningkatkan kemampuan dan interoperabilitas militer negara-negara yang berpartisipasi dalam melakukan operasi gabungan. Tidak hanya antar matra saja tetapi juga antar negara dengan berbagai tingkat kesulitan karena perbedaan dalam doktrin.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya