Berita

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dinilai tengah diperebutkan dua calon presiden/Ist

Politik

Kuasai Jabar, Ridwan Kamil Pantas Jadi Rebutan Ganjar dan Prabowo

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2023 | 14:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), sepertinya tengah menjadi rebutan dua bakal calon presiden, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Hal ini setidaknya terlihat dalam beberapa waktu belakangan RK menggelar pertemuan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

“Ridwan Kamil (RK) menjadi rebutan untuk mendampingi Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024,” kata pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, dalam keterangannya, Kamis (14/9).


Menurut Jamiluddin, wajar jika pria yang akrab disapa Kang Emil itu menjadi rebutan oleh Ganjar dan Prabowo.

“Pertama, elektabilitas RK relatif tinggi untuk cawapres. RK kerap unggul dibandingkan dengan Sandiaga Uno dan Erick Thohir,” terang Jamiluddin.

Sehingga Kang Emil dinilai bisa membantu mendongkrak elektabilitas Ganjar atau Prabowo. Karena itulah wajar dia diperebutkan untuk mendampingi Ganjar atau Prabowo.

Kemudian, Kang Emil juga menguasai Jawa Barat yang DPT-nya paling banyak di Indonesia. Artinya, capres yang didampingi mantan Walikota Bandung itu berpeluang besar untuk memperoleh suara mayoritas di Jawa Barat.

“Menang mayoritas di Jawa Barat tentu impian semua capres. Sebab, perolehan suara mayoritas di Jawa Barat dapat membuka peluang untuk menang secara nasional,” tuturnya.

Selain itu, imbh Jamiluddin, Kang Emil dinilai sebagai sosok yang disukai milenial, yang merupakan pemilih terbanyak pada Pilpres 2024. Karena itu, menjadikan Ridwan Kamil sebagai cawapres memberi peluang besar untuk menggaet suara kalangan milenial. Sekaligus membuka peluang memenangkan Pilpres 2024.

“Jadi, RK memang menjadi magnet, sehingga memaksa PDIP dan Gerindra untuk menggaetnya menjadi cawapres. RK diperebutkan dengan harapan untuk mengantarkan Ganjar atau Prabowo menjadi presiden RI ke-8,” demikian Jamiluddin.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya