Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Tingkatkan Investasi, Tesla akan Beli Komponen Otomotif Senilai Rp 29 Triliun dari India

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2023 | 10:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Janji Elon Musk untuk meningkatkan investasi di India dibuktikan dengan rencana pembelian komponen otomotif hingga senilai hingga 1,9 miliar dolar AS (Rp 29,179 triliun) dari negara tersebut tahun ini.

Menteri Perdagangan dan Industri New Delhi, Piyush Goyal, mengumumkan hal itu pada Rabu (13/9), saat berpidato di sesi Asosiasi Produsen Komponen Mobil India.

Musk menjanjikan investasi yang signifikan di India setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Narendra Modi di AS pada Juni 2023. Sebelumnya, pemilik platform X itu sempat mengkritik tingginya pajak impor dan kebijakan kendaraan listrik di New Delhi.


“Ini adalah pemerintahan yang memberikan kesempatan yang sama kepada semua orang,” kata Goyal kepada hadirin ketika ditanya apakah India akan mempertimbangkan pengurangan pajak atas impor mobil listrik, seperti yang diminta oleh Tesla, seperti dikutip dari RT, Kamis (14/9).

“Kami akan mengeluarkan kebijakan yang akan dikonsultasikan dengan semua pemangku kepentingan," ujarnya.

Goyal juga mengungkapkan bahwa tahun lalu, Tesla membeli suku cadang senilai 1 miliar dolar AS dari India.

Menurut menteri tersebut, pemerintah India menginginkan lebih banyak investasi dan produksi kendaraan listrik yang lebih tinggi di negara tersebut dalam waktu dekat, untuk mendapatkan manfaat dari teknologi baru berskala ekonomis.

Musk optimistis dengan potensi India dalam kaitannya dengan energi berkelanjutan dan teknologi iklim, termasuk tenaga surya, baterai stasioner, dan kendaraan listrik.

Miliarder itu sebelumnya mengatakan dia berencana membawa layanan internet satelit Starlink SpaceX ke India.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya