Berita

Harga bensin di Sydney/Net

Bisnis

Harga Bensin di Sydney Naik ke Rekor Tertinggi

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2023 | 09:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga bensin di Sydney terus mengalami kenaikan dalam minggu ini. Rata-rata produk reguler tanpa timbal mencapai rekor tertinggi yaitu 2,18 dolar Australia (Rp 21.500) per liter.

Juru Bicara Asosiasi Jalan dan Pengendara Nasional (NRMA) Peter Khoury angkat bicara mengenai biaya tinggi yang harus dikeluarkan masyarakat.

“Masyarakat akan menghabiskan lebih banyak uang malam ini untuk membeli bensin dibandingkan sebelumnya di Sydney,” kata Khoury, seperti dikutip dari 9News, Rabu (13/9).


“Itulah kenyataan menyedihkan yang kita hadapi," ujarnya.

Kenaikan harga bensin di Sydney tak lepas dari beberapa hal, termasuk pembatasan pasokan oleh negara-negara penghasil minyak seperti Arab Saudi, adanya masalah kilang di Malaysia dan Singapura, serta melemahnya dolar Australia.

Angka ritel yang lebih kuat dari perkiraan telah meningkatkan kekhawatiran akan kenaikan suku bunga pada minggu depan.

Selain bensin, belanja pendidikan juga ikut meningkat yang didorong oleh masuknya mahasiswa asing. Warga Australia juga membelanjakan lebih banyak uang untuk barang-barang rumah tangga, kendaraan bermotor, dan kesehatan.

Asuransi juga dilaporkan naik karena melonjaknya premi.

Meskipun anggaran rumah tangga terbatas, indeks menunjukkan bahwa masyarakat Australia masih senang mengeluarkan uang ketika ada kesempatan.?

Laporan tersebut mengungkapkan warga Australia menghabiskan banyak uang untuk Piala Dunia Wanita FIFA dan tiket film serta konser blockbuster.

Secara keseluruhan, belanja tumbuh 2,3 persen untuk tahun ini hingga bulan Agustus.

“Efek penuh dari kenaikan suku bunga belum mempengaruhi sebagian besar anggaran rumah tangga,” kata kepala ekonom CBA Stephen Halmarick.

“Jadi akan ada pengetatan kondisi keuangan lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang dan kami pikir hal itu akan semakin memperlambat pengeluaran," katanya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya