Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Whistleblower Ungkap Skandal CIA di Balik Penentuan Asal-usul Pandemi Covid-19

RABU, 13 SEPTEMBER 2023 | 14:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari pengungkap fakta (whistleblower) Badan Intelijen Pusat (CIA) terkait adanya skandal di balik penentuan asal usul Covid-19.

Subkomite Terpilih untuk Pandemi Virus Corona dan Komite Terpilih Tetap Intelijen mengumumkan pada Selasa (12/9), bahwa para anggotanya mendengarkan kesaksian dari pelapor CIA yang menuduh badan intelijen tersebut menawarkan insentif kepada enam analis untuk mengubah pandangan mereka mengenai asal usul Covid-19.

“Pelapor, yang hadir sebagai perwira senior CIA yang sangat kredibel, menuduh bahwa dari tujuh anggota yang ditugaskan di tim CIA yang bertugas menganalisis asal-usul Covid-19, enam petugas menyimpulkan bahwa virus tersebut kemungkinan besar berasal dari laboratorium di Wuhan, China," kata Subkomite Pilihan DPR untuk Pandemi Virus Corona dalam siaran persnya, seperti dikutip dari Newsweek, Rabu (12/9).


Namun CIA diduga menawarkan insentif keuangan kepada enam ahli yang terlibat dalam penyelidikan untuk mengubah kesimpulan mereka dan mendukung asal usul zoonosis.

Tammy Kupperman Thorp, juru bicara kantor urusan publik CIA, ikut mengomentari laporan tersebut.

"Di CIA kami berkomitmen terhadap standar tertinggi ketelitian, integritas, dan objektivitas analitik. Kami tidak membayar analis untuk mencapai tujuan spesifik. kesimpulannya," kata Thorp dalam sebuah pernyataan kepada Newsweek, Selasa.

"Kami menanggapi tuduhan ini dengan sangat serius dan sedang menyelidikinya. Kami akan terus memberikan informasi yang memadai kepada komite pengawas Kongres kami," ujarnya.

Pengumuman Selasa muncul beberapa bulan setelah Wall Street Journal memperoleh laporan intelijen rahasia pada bulan Februari, yang menemukan bahwa Departemen Energi AS menetapkan bahwa Covid-19 kemungkinan besar berasal dari laboratorium di Wuhan, China.

Menurut laporan WSJ, Departemen Energi sampai pada kesimpulan dengan "keyakinan rendah" mengenai asal usul Covid-19, sementara FBI sebelumnya juga menyimpulkan dengan "keyakinan sedang" bahwa virus baru tersebut mungkin berasal dari laboratorium di Wuhan.

Dalam siaran pers Selasa, Ketua Subkomite Terpilih DPR untuk Pandemi Virus Corona Brad Wenstrup dan Ketua Komite Tetap Intelijen DPR Mike Turner mengatakan, di antara tujuh orang di tim CIA yang menyelidiki asal-usul Covid-19, pelapor mengatakan bahwa satu orang anggota yang paling senior meyakini penyakit itu berasal dari zoonosis.

“Pelapor lebih lanjut berpendapat bahwa untuk menentukan ketidakpastian publik, enam anggota lainnya diberi insentif moneter yang signifikan untuk mengubah posisi mereka,” kata Turner dan Wenstrup dalam pernyataan bersama.

Perwakilan Partai Republik Majorie Taylor Greene menanggapi pengungkapan pelapor CIA lewat unggahannya di X.

"CIA yang didanai oleh pembayar pajak menggunakan uang pembayar pajak untuk membayar orang-orang yang berbohong tentang asal-usul yang didanai pembayar pajak dan laboratorium yang menciptakan Covid," tulisnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya