Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin: Kiriman Tank Soviet ke Hongaria dan Cekoslowakia adalah Kesalahan

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 18:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keputusan Uni Soviet di masa lalu untuk mengirim tank ke Hongaria dan Cekoslowakia merupakan sebuah kesalahan.

Begitu yang disampaikan Presiden Vladimir Putin ketika banyak stigma beredar bahwa Rusia diduga mengikuti langkah Soviet sebagai kekuatan penjajah.

Putin menegaskan bahwa keputusan Soviet untuk menghentikan aksi protes massal saat itu tidak bisa dibenarkan.


"Itu adalah sebuah kesalahan,” tegas Putin saat hadir di Forum Ekonomi Timur di kota Vladivostok, seperti dimuat Al Arabiya pada Selasa (12/9).

Dia menekankan bahwa tidak benar melakukan tindakan apa pun dalam kebijakan luar negeri yang merugikan kepentingan orang lain.

"Kebijakan luar negeri kita tidak boleh bertentangan langsung dengan kepentingan negara lain," tegasnya.

Putin bahkan menuduh Barat, terutama AS karena ikut melakukan kesalahan yang sama seperti Soviet yakni dengan mengirim senjata ke Ukraina.

"Mereka memberikan tekanan pada sekutunya, yang disebut mitra," tegasnya.

Pernyataannya muncul ketika pasukan Rusia terus berperang di Ukraina.

Sementara itu, di masa lalu, Uni Soviet memutuskan untuk  tank ke Hongaria pada tahun 1956 dan ke Cekoslowakia pada tahun 1968.

Pemberontakan Hongaria tahun 1956 berhasil dihancurkan oleh tank dan pasukan Soviet. Tetapi banyak orang yang terbunuh di sana.

Musim Semi Praha tahun 1968 berakhir ketika pasukan Soviet menginvasi Republik Sosialis Cekoslowakia.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya