Berita

Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni/Ist

Politik

Italia Diharapkan Dukung Komoditas Kelapa Sawit Indonesia

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 03:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo meminta dukungan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni terhadap komoditas kelapa sawit Indonesia dari kebijakan European Union Deforestation Regulation (EUDR) atau UU Antideforestasi.

Begitu diungkapkan Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan, yang turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan bilateral dengan PM Giorgia Meloni, di New Delhi, India, pada Minggu (10/9).

Disampaikan politisi yang karib disapa Zulhas itu, salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah harapan kepada Italia untuk mendukung komoditas kelapa sawit Indonesia dari kebijakan antideforestasi Uni Eropa.


"Indonesia juga mengharapkan dukungan Italia untuk produk kelapa sawit kita dari kebijakan EUDR. Italia memaklumi dan akan membahasnya," kata Zulhas dalam keterangan tertulis, Senin (11/9).

Zulhas menyampaikan, Presiden Jokowi dalam pertemuan itu juga mengapresiasi peningkatan investasi Italia di Indonesia. Begitu juga, komitmen Italia dalam skema Just Energy Transition Partnership (JETP).

Selain itu, lanjutnya, Indonesia juga mengundang Italia untuk turut mengembangkan ekosistem kendaraan listrik, infrastruktur hijau, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara.

"Kita juga mengundang Italia," demikian Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya