Berita

Bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Ihsan, Sampang, Madura/Ist

Politik

Pernah Didoakan saat Pilgub DKI, Anies Kembali Minta Doa Ulama Madura

MINGGU, 10 SEPTEMBER 2023 | 07:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sukses Anies Baswedan pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 silam ternyata tak lepas dari peran dan doa ulama di Madura. Salah satunya dari pengasuh Pondok Pesantren Al Ihsan Sampang, KH Mahrus Malik.

Pengalaman itu diceritakan Anies Baswedan melalui akun Instagram miliknya, Minggu (10/9). Dia pun kembali berkunjung ke Pondok Pesantren Al Ihsan di Sampang, Sabtu kemarin (9/9).

"Terima kasih atas dukungan kerja, moral dan doa, dari para ulama di Madura selama ini," kata bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu.


Anies yang saat ini diusung Nasdem, PKS dan PKB, berharap keberhasilan pada Pilgub DKI bisa terulang pada Pilpres 2024. Dia berharap doa dan dukungan kembali diberikan oleh KH Mahrus Malik dan para kyai di Madura.

"Saya pernah ke sini pada 2017. Ketika di Jakarta ada perjuangan, dan Madura tidak tinggal diam. Madura mengirim santri-santrinya ke Jakarta, 162 kyai menandatangani pernyataan dukungan," urai Anies.

Menurut dia, tantangan yang dihadapi saat ini jauh lebih berat. Ujian menjelang Pilpres 2024 bukan karena ada masalah serius, melainkan karena opini sesat dan prasangka buruk yang dilayangkan pihak-pihak tertentu kepadanya.

"Kami bersyukur, atas doa dan dukungan dari KH Mahrus Malik dan para kyai di Madura dalam menghadapi perjuangan di 2024. Insya Allah niat baik yang dikerjakan dengan orang-orang baik, akan dibukakan pintu-pintu kebaikan," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya