Berita

Kebakaran Bukit Teletubbies/Ist

Presisi

Jadi Tersangka Kebakaran Bukit Teletubbies, Manajer WO Ternyata Belum Kantongi Izin Kegiatan di TNBTS

JUMAT, 08 SEPTEMBER 2023 | 15:52 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Manajer Wedding Organizer (WO) berinisial AP yang menjadi tersangka kebakaran hutan dan lahan (Karhula) ternyata belum mengantongi izin saat mengadakan foto prewedding di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Probolinggo, Jawa Timur.

Padahal, area tersebut merupakan lahan konservasi yang terlindungi dan harus memiliki izin saat menggelar kegiatan.

"Saya sampaikan belum mendapatkan izin pada saat melakukan prewedding, kan ada surat izin masuk kawasan konservasi ya. Itu belum mendaptkan karena disitu kawasan konservasi harus ada izin penggunaannya itu," kata Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/9).


Ketidakadaan surat izin diduga kuat menjadi latar belakang aktivitas foto prewedding luput dari perhatian.

Apalagi sampai ada adegan menyalakan flare atau asap di area konservasi. Dampaknya, rumput di area tersebut terbakar.

Kini manajer WO prewedding yakni AP (41) ditetapkan sebagai tersangka, sementara lima orang lainnya menjadi saksi dan wajib lapor.

Usai ditetapkan tersangka, AP ditahan dan dijerat dengan Pasal 50 ayat 3 huruf d jo pasal 78 ayat 4 UU 41 /1999 tentang Kehutanan sebagaimana diubah dalam pasal 50 ayat 2 huruf b jo pasal 78 ayat 5 UU 6/2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU 2/2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang dan atau pasal 188 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya