Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ukraina akan Naikkan Harga Minuman Beralkohol hingga 42 Persen

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2023 | 12:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah proposal yang diterbitkan Kementerian Ekonomi Ukraina pada Rabu (6/9) menunjukkan rencana pemerintah untuk menerapkan kenaikan harga besar-besaran terhadap minuman beralkohol.

Berdasarkan proposal tersebut, harga grosir minuman keras diperkirakan akan mengalami kenaikan antara 34 dan 42 persen, sedangkan harga eceran akan naik hingga 25 persen.

Harga eceran untuk produk wine mungkin naik antara 61 dan 71 persen, sementara harga untuk minuman wine bersoda dan minuman beralkohol bersoda akan dinaikkan sebesar 28 persen.


"RUU ini diharapkan dapat membantu produsen mengatasi kenaikan biaya produksi dan penjualan," kata kementerian tersebut, seperti dimuat RT.

Mereka menambahkan bahwa bahan baku, komponen peralatan, energi, biaya tenaga kerja, serta tarif pajak cukai telah meningkat.

“Harga minimum saat ini tidak mencerminkan biaya nyata yang harus dihadapi perusahaan, dan memerlukan penyesuaian,” demikian bunyi catatan penjelasan yang dikeluarkan oleh kementerian.

Juli lalu, Menteri Ekonomi Ukraina Julia Sviridenko mengatakan kenaikan harga bensin di negaranya bisa melebihi 20 persen, dan menghubungkan kenaikan tersebut dengan pemulihan pajak pertambahan nilai dan cukai oleh pemerintah.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya