Berita

Ketua KPK RI, Firli Bahuri/Net

Hukum

Ketua KPK Angkat Bicara Soal Pemeriksaan Cak Imin

RABU, 06 SEPTEMBER 2023 | 20:15 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri angkat bicara soal pemeriksaan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai saksi kasus dugaan korupsi di Kemnaker tahun 2012.

“Yang bersangkutan dipanggil oleh penyidik untuk didengar keteranganya sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh para tersangka di Kemnaker tahun 2012,” kata Firli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (6/9).

Firli memastikan, KPK bekerja sesuai dengan fakta hukum dan hasil pemeriksaan para saksi, dengan memegang prinsip asas hukum pidana dan menjunjung tinggi asas-asas pelaksanaan tugas pokok KPK. Dengan begitu, Firli menekankan bahwa lembaga yang dipimpinnya tidak bekerja dengan kemungkinan-kemungkinan.


“Yang dikerjakan KPK adalah proses hukum,” jawab Firli saat disinggung kemungkinan Cak Imin ditetapkan tersangka.

Firli meminta publik memahami bahwa KPK merupakan lembaga negara bersifat independen. Kendati masuk ke dalam rumpun eksekutif, namun dalam pelaksanaan tugas dan wewenangnya, KPK tidak terpengaruh kepada kekuasaan manapun.

“Negara Indonesia adalah negara hukum, karena itu hukum adalah panglima,” pungkas Firli.

KPK diketahui tengah menangani kasus dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dimana saat itu, Cak Imin menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan (Menaker).

Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengungkapkan, karena waktu kejadian pada tahun 2012 maka semua pejabat pada saat itu akan dimintai keterangan agar peristiwa pidana terungkap dengan jelas.

"Kenapa? Karena kita harus mendapatkan informasi yang sejelas-jelasnya, jangan sampai ada para pihak misalkan si A menuduh si B, kemudian si C juga menuduh si B, lalu si B tidak kita minta keterangan itu kan akan janggal. Jadi semua yang terlibat, yang disebutkan oleh para saksi dan ditemukan juga di bukti-bukti, kita akan minta keterangan," pungkas Asep.

Cak Imin sendiri telah dilakukan pemanggilan pertama pada Selasa kemarin (5/9), namun tidak hadir dengan alasan telah ada agenda kegiatan di Kalimantan Selatan. Bakal calon wakil presiden ini memastikan akan hadir panggilan pemeriksaan KPK pada Kamis besok (7/9).




Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya