Berita

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo saat membacakan sajak "anjing-anjing Konstitusi" pada peringatan 3 tahun KAMI/Ist

Rumah Kaca

anjing-anjing Konstitusi

RABU, 06 SEPTEMBER 2023 | 13:29 WIB | OLEH: ADHIE M. MASSARDI

Aku ingin menulis puisi tentang konstitusi
Yang dicampakkan para politisi
Pada zaman kabinet penuh korupsi
Membuat masa depan kian sangsi

Aku harus menulis puisi tentang konstitusi

Aku harus menulis puisi tentang konstitusi
Karena konstitusi itu perjanjian luhur segenap bangsa
Ditulis dengan tinta darah, keringat dan air mata
Dalam setiap kata mengandung cita-cita
Dalam setiap pasal menjawab soal
Pedoman kehidupan setiap warga dalam bernegara

Konstitusi itu seperti kitab suci
dalam kehidupan beragama
Seperti rel kereta bagi masinis
menjaga lokomotif tetap di atasnya
Seperti haluan bagi para nakhoda
pengarah bahtera mencapai tujuan

Konstitusi itu jalan mencapai impian bersama
Maka harus dijaga para ksatria
Bukan sekawanan anjing
Karena ksatria itu berintegritas, menghormati kejujuran
Setia kepada cita-cita, kebenaran dan kehormatan

Sedangkan sekawanan anjing hanya bisa menggonggong
Tak bisa bedakan tulang ayam dan tulang saudaranya
Disuap seonggok daging
Sekawanan anjing akan mudah digiring

Maka celakalah satu bangsa
Yang membiarkan konstitusinya
Dijaga sekawanan anjing
Anjing-anjing tak pernah bisa membedakan
Mana tulang kambing mana tulang saudaranya

Itulah sebabnya kenapa aku harus menulis puisi
Tentang konstitusi
Yang dicampakkan para politisi
Pada zaman kabinet penuh korupsi
Membuat masa depan kian sangsi

Lalu dibacakan para guru taman kanak-kanak
Sebagai peringatan
Dalam setiap kehidupan harus punya pedoman

Jakarta, 4 September 2023

Sajak ini pertama kali dibacakan oleh Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo pada acara peringatan 3 Tahun Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Jakarta, 5 September 2023

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya