Berita

Bakal Capres Anies Baswedan/Ist

Politik

Dicap Pengkhianat, Anies Beberkan Sejumlah Data

SELASA, 05 SEPTEMBER 2023 | 12:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebagian kalangan tengah mempersepsikan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Baswedan, sebagai sosok pengkhianat. Hal itu menjadi bagian dari kampanye hitam jelang Pilpres 2024.

Pertama, Anies dianggap berkhianat kepada Prabowo Subianto karena sebelumnya berjanji tidak akan maju pemilihan presiden (pilpres) jika Ketua Umum Partai Gerindra itu juga mencalonkan diri.

Namun Anies saat menjadi narasumber dalam program Mata Najwa meluruskan bahwa apa yang disampaikan konteksnya pada Pilpres 2019.


"Ketika kita berbicara itu konteksnya 5 tahun kemarin, saya berkomitmen untuk Jakarta, Saya tidak akan mengkhianati komitmen saya," kata Anies seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL melalui Channel YouTube, Selasa (5/9).

Teranyar, bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) itu kembali dicap sebagai pengkhianat karena dianggap telah membohongi Partai Demokrat soal pilihan calon wakil presiden (cawapres).

"Dilabeli (pengkhianat) bukan berarti kita melakukan. Itu kan persepsi yang coba dimunculkan tetapi fakta ini, fakta yang boleh diuji dalam sejarah," jawabannya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menegaskan hingga saat ini tetap menghormati  Prabowo Subianto. Kepada Partai Demokrat, Anies menyinggung agenda perubahan bukanlah bagi-bagi posisi.

"Saya melakukan penjelasan ini sebagai sesuatu yang terpaksa dikerjakan karena ada informasi yang tidak lengkap tidak akurat. Tetapi menurut saya, sudah ini tidak akan pernah selesai. Kata dia, kata saya, tetapi fakta ini jelas," demikian Anies Baswedan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya