Berita

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, saat mengikuti ASEAN Economic Community Council (AECC) Meeting di St Regis Hotel, Jakarta/Ist

Politik

Dorong Komitmen ASEAN, Zulhas Bahas Potensi Ekonomi Hijau di AECC Meeting

MINGGU, 03 SEPTEMBER 2023 | 15:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Negara-negara anggota ASEN harus menguatkan komitmen bersama dalam menghadapi tren global menuju ekonomi hijau atau green economy.

Harapan itu disampaikan Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan, saat mengikuti ASEAN Economic Community Council (AECC) Meeting di St Regis Hotel, Jakarta. Kegiatan itu digelar usai acara ASEAN Business and Investment Summit (ABIS) 2023.

“Perlu komitmen bersama yang kuat untuk mendorong peningkatan investasi hijau secara adil dan merata di kawasan, agar pertumbuhan berkelanjutan yang inklusif dapat diwujudkan,” ungkap Zulhas, dalam keterangannya, Minggu (3/9).


Menurut Ketua Umum PAN itu, ASEAN Strategy for Carbon Neutrality bisa menjadi pintu masuk untuk meningkatkan investasi hijau itu. Zulhas juga menilai perlunya mendorong pembiayaan hijau inovatif.

“Mengingat pembiayaan hijau mahal dan akan semakin mahal, maka perlu penyelarasan inisiatif di pilar ekonomi, termasuk pemanfaatan ASEAN Green Fund,” katanya.

Pada kesempatan itu, diungkapkan, perekonomian ASEAN diperkirakan akan tumbuh stabil pada 2023, dengan moderasi pertumbuhan dari 5,6 persen di 2022 menjadi 4,7 persen di 2023 dan 5 persen di 2024.

Pertumbuhan itu, kata Zulhas, didukung penguatan konsumsi rumah tangga domestik, peningkatan perdagangan, serta pemulihan sektor jasa seperti pariwisata.

Dalam pandangan Zulhas, ASEAN memiliki modalitas yang diperlukan untuk mendorong penguatan arsitektur perdagangan kawasan, antara lain peningkatan ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA) yang tengah berjalan, implementasi penuh Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), dan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA).

Selain Zulhas, kegiatan itu juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, yang bertindak sebagai AEC Council Chair.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya