Berita

Sandiaga Salahuddin Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Ist

Politik

PPP-Demokrat-PKS Bisa jadi Poros Alternatif, Usung AHY-Sandi

MINGGU, 03 SEPTEMBER 2023 | 11:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sama-sama dalam posisi terkena PHP (pemberi harapan palsu). PPP dan Partai Demokrat disarankan bersatu mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 2024. Bahkan, jika wacana poros itu ingin dirajut, maka harus dilakukan dengan cepat.

Menurut peneliti senior Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata, wacana poros baru, Partai Demokrat-PKS-PPP bisa menjadi poros alternatif. Artinya, PKS mengikuti Demokrat untuk keluar dari koalisi Nasdem. Dan PPP keluar dari koalisi PDI Perjuangan.

"Jika wacana poros ini memang ingin dirajut, maka sebaiknya dilakukan cepat. Karena baik AHY dan Sandi dalam posisi kena PHP dari koalisi sebelumnya," ujar Dian kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (3/9).


Dari sudut pandang elektoral, kata akademisi Universitas Ibnu Chaldun ini, maka AHY dan Sandi layak dicoba. Secara elektoral, maka AHY menjadi capres. Sedangkan Sandi menjadi cawapres.

"Hanya saja, tidak ada kalkulasi rigit soal urusan ini. Bisa saja Sandi-AHY. Tergantung komunikasi politik di antara keduanya dan PKS. Di sisi lain, citra diri, pasangan capres-cawapres termuda dapat mereka kapitalisasi," pungkas Dian.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya