Berita

Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno/Net

Politik

Kalau PKB Hengkang, Berat Langkah Prabowo Raih Suara Nahdliyin

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2023 | 18:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kabar Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menjadi bakal cawapres bagi Anies Baswedan, akan menjadi beban tersendiri bagi Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

PKB tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju bersama Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai Amanat Nasional (PAN), yang mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal capres.

Dikatakan Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, jika PKB keluar dari Koalisi Indonesia Maju, Prabowo akan kehilangan suara potensial dari kalangan Nahdlatul Ulama.


“Kalau PKB pergi, sulit bagi Prabowo untuk mendapatkan dukungan dari kalangan Nahdliyin,” kata Adi kepada wartawan, Jumat (1/9).

Menurut Adi, PKB sebetulnya bisa memaksimalkan suara Prabowo. Terutama di basis NU yang ada di Jawa Timur.

“Karena PKB ini kan partai politik yang setidaknya bisa menambal kekurangan Prabowo di Jatim, Jateng dan kalangan Nahdliyin,” katanya.

Masih kata Adi, PKB dikenal memiliki basis massa yang besar di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sehingga, tanpa PKB, suara Prabowo tak akan kuat di dua wilayah tersebut.

“Karenanya pintu masuk ke Jatim dan Jateng salah satunya PKB, karenanya kalau hengkang Muhaimin jadi kerugian besar bagi Prabowo tentu saja,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya