Berita

Tepi Barat/Net

Dunia

Ketegangan Tepi Barat Meningkat, Palestina Desak AS Turun Tangan

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2023 | 12:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Otoritas Palestina mendesak Amerika Serikat (AS) untuk turun tangan demi menghentikan serangan Israel di tengah meningkatnya ketegangan di Tepi Barat yang diduduki.

Desakan tersebut diserukan pada Kamis (31/8), setelah ketegangan meningkat. Seorang tentara Israel tewas dan lima orang lainnya terluka pada Kamis pagi ketika seorang pengemudi Palestina menabrakkan truknya ke sekelompok tentara di dekat pos pemeriksaan militer di kota Ramallah.

Serangan itu terjadi di tengah serangan militer Israel yang berulang kali ke kota-kota Palestina dan serangan yang dilakukan oleh pemukim ilegal Yahudi yang biasanya dijaga oleh tentara Israel.


“Pemerintah pendudukan Israel memikul tanggung jawab penuh atas situasi berbahaya saat ini,” kata jurubicara Otoritas Palestina, Nabil Abu Rudeineh, dalam sebuah pernyataan yang dikutip Anadolu Agency.

Dia memperingatkan bahwa praktik-praktik Israel, termasuk pembunuhan, penahanan, dan penyerbuan tempat-tempat suci akan berdampak berbahaya bagi semua orang karena rakyat Palestina dan para pemimpin mereka tidak akan tinggal diam.

Rudeineh juga memperingatkan bahwa praktik Israel bertujuan untuk meledakkan situasi dan menyeretnya ke dalam spiral kekerasan dan eskalasi.

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan lebih dari 200 warga Palestina telah tewas akibat tembakan Israel sejak awal tahun ini. Setidaknya 35 warga Israel juga tewas dalam serangan Palestina pada periode yang sama, jumlah korban tertinggi sejak tahun 2005.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya