Berita

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan/Ist

Politik

Kang Tamil Yakin Ganjar Tidak Akan Lanjutkan Program Jokowi

KAMIS, 31 AGUSTUS 2023 | 15:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bakal calon presiden (Bacapres) PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, diyakini tidak akan melanjutkan program pemerintahan Joko Widodo ketika terpilih menjadi Presiden RI periode 2024-2029.

"Melanjutkan program Jokowi itu kan barter politik dengan dukungan Jokowi ke Ganjar, maka dengan Jokowi main dua kaki seperti ini, tentu PDIP akan membatalkan deal tersebut karena dinilai Jokowi ini tidak loyal," ujar komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (31/8).

Dalam pengamatan pria yang akrab disapa Kang Tamil ini, sejak awal Ketua DPP PDIP Puan Maharani terlihat tidak setuju dengan kebijakan Presiden Jokowi tentang Ibukota Negara (IKN) Nusantara.


Sehingga, lanjut dosen Universitas Dian Nusantara ini, Jokowi tidak memiliki alat sandera politik kepada PDIP untuk tetap melanjutkan program-program yang diwariskannya.

"Kita lihat Puan juga sebenarnya tidak setuju. Jadi legacy itu adalah milik Presiden yang memimpin, tidak mungkin PDIP mau memimpin tapi membesarkan legacy atas nama Jokowi, emang Jokowi itu siapa?" kata Kang Tamil.

Kang Tamil juga melihat, Jokowi saat ini tengah dilema. Sebab di satu sisi Jokowi tahu bahwa hanya Prabowo Subianto yang akan bersikap ksatria untuk meneruskan program Jokowi. Namun di sisi lain Jokowi tidak punya nyali untuk berseberangan dengan PDIP.

"Jokowi tahu bahwa yang jelas akan meneruskan programnya itu hanya Prabowo. Jadi istilahnya, hati Jokowi ada di Prabowo, tapi raganya tersandera oleh PDIP," pungkas Kang Tamil.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Gara-gara KUHAP Baru, KPK Tak Bisa Perpanjang Pencegahan Fuad Hasan Masyhur

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:04

Patroli Malam Cegah Perang Sarung

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:47

KPK Bakal Serahkan Hasil Telaah Laporan Gratifikasi TCL

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:20

Revitalisasi Taman Semanggi Telan Rp134 Miliar Tanpa Gunakan APBD

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:12

Iran Surati PBB, Ancam Serang Aset Militer AS Jika Trump Lancarkan Perang

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:03

Gibran Ajak Ormas Islam Berperan Kawal Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:02

IPC TPK Optimalkan Layanan Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:54

Kasus Bundir Anak Berulang, Pemerintah Dituntut Evaluasi Sistem Perlindungan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:47

Pansus DPRD Kota Bogor Bahas Raperda Baru Administrasi Kependudukan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:45

7 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tubuh dan Mental

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:41

Selengkapnya