Berita

Jurubicara PPP Achmad Baidowi/RMOL

Politik

PPP Siap Sambut PKB Kalau Gabung Koalisi Pendukung Ganjar

KAMIS, 31 AGUSTUS 2023 | 14:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyambut baik apabila Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bergabung dengan poros pengusung Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 bersama PDI Perjuangan.

Jurubicara PPP Achmad Baidowi atau Awiek menilai, jika partai yang memiliki basis kultural kaum Nahdliyin seperti PKB bergabung, maka akan menambah kekuatan parpol koalisi pengusung Ganjar.

“Bagus, artinya memang koalisi nasionalis dengan NU itu ada di sini. Koalisi nasionalis dengan Islam tradisional itu ada di sini. Ada PPP ada PKB,” kata Awiek kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/8).


Menurut Awiek, saat kekuatan nasionalis dan Islam tradisional bersatu, menunjukkan bahwa bakal capres Ganjar Pranowo semakin memikat parpol lain untuk merapat.

“Tidak hanya PKB saya kira, partai-partai lain pun kita coba ajak bergabung dengan Pak Ganjar,” tutur Wakil Ketua Baleg DPR RI itu.

Meski begitu, kata Awiek, sebelum 19 Oktober 2023 saat poros koalisi mendaftarkan capres-cawapres ke KPU RI, segala kemungkinan masih bisa terjadi.

“Tapi sampai hari ini PPP masih berkomitmen bekerja sama politik dengan PDIP dengan mengusung Pak Ganjar Pranowo sebagai capres,” pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya