Berita

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban/Net

Global

Perdana Menteri Hongaria: Hanya Trump yang Mampu Selamatkan Dunia Barat

KAMIS, 31 AGUSTUS 2023 | 13:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Belum berakhirnya konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina menimbulkan kekhawatiran akan pecahnya Perang Dunia Ketiga dari berbagai pihak, termasuk Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban.

Orban mengungkapkan kekhawatirannya selama wawancara dengan mantan pembawa berita Fox News, Tucker Carlson, Rabu (30/8).

Dalam pernyataannya Orban menyerukan agar Rusia memberikan keamanan serta kedaulatan bagi Ukraina tetapi tidak bagi keanggotaan NATO.


“Kita hidup di saat yang sangat berbahaya. Jadi perang dunia ketiga bisa saja terjadi,” kata Orban, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (31/8).

 “Kita harus sangat, sangat berhati-hati,” ujarnya.

Dalam wawancaranya Orban berpesan kepada Amerika dan juga NATO untuk juga berhati-hati.

"Jika ada negara Barat yang mengirimkan pasukannya ke lapangan, itu berarti perang langsung antara Barat dan Rusia. Dan kita sedang berada dalam perang dunia ketiga. Jadi, ini adalah momen yang sangat berbahaya sekarang," katanya.

Dia kemudian mengklaim, bahwa satu-satunya cara untuk mengakhiri perang di Ukraina adalah dengan terpilihnya kembali mantan Presiden AS Donald Trump.

"Trump adalah orang yang bisa menyelamatkan dunia Barat," kata Orban.

Pemerintahan Orban mengklaim akan mencegah sanksi Uni Eropa terhadap Rusia sekaligus menjaga hubungan dekat dengan Moskow sejak Rusia memulai perang di Ukraina pada Februari 2022.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya