Berita

Aktris Wulan Guritno segera dipanggil Bareskrim Polri diduga promosikan judi online/Net

Hukum

Wulan Guritno Dipanggil Polisi, JMM: Tangkap Promoter Judi Online!

KAMIS, 31 AGUSTUS 2023 | 12:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Upaya Polri dalam memberantas judi online harus lebih tegas. Tidak hanya bandar dan situs judi, aparat kepolisian juga diminta memproses hukum pihak-pihak yang ikut mempromosikannya.

Demikian disampaikan Jaringan Muslim Madani (JMM) merespons rencana pemanggilan Polri terhadap aktris Wulan Guritno yang diduga ikut mempromosikan situs judi online.

Direktur Eksekutif JMM, Syukron Jamal memandang, penegakan hukum bagi pelaku endorse atau promotor judi online masih belum adil, terutama saat melibatkan publik figur.


Untuk itu, pihaknya meminta Polri tidak ragu bertindak dan menunggu viral atau adanya aduan.

Selain menindak para promotornya, JMM juga meminta Polri menyisir pemilik, pembuat, pendana atau bandarnya judi online yang kian mengkhawatirkan ini.

"Dalam catatan kami masih banyak yang belum tersentuh hukum, padahal infonya sudah terang-benderang seperti beberapa publik figur yang pernah mempromosikan judi online, segera tindak itu," tegas Syukron dalam keterangan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (31/8).

JMM menegaskan, judi online sudah menjadi problem sosial serius di masyarakat. Untuk itu, ia meminta pihak terkait dalam hal ini pemerintah dan aparat hukum memberikan perhatian khusus.

Selain penindakan juga perlu langkah pencegahan seperti pemblokiran situs judi online dan literasi digital bagi masyarakat.

"Kami banyak menerima laporan keluhan masyarakat tentang dampak serius judi online merusak harmonisasi kehidupan sosial dan kehidupan rumah tangga, seperti terlilit utang," jelasnya.

"Di tengah situasi ekonomi yang sulit seperti ini, bisa saja ini menjadi ledakan masalah sosial yang lebih besar," tandas Syukron.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya