Berita

Menurut hasil survei LSI Denny JA, Bacapres Prabowo Subianto unggul di semua level masyarakat/Ist

Politik

Prabowo Unggul di Semua Kalangan, Terbesar di Masyarakat Ekonomi Rendah

RABU, 30 AGUSTUS 2023 | 18:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Parpol pendukung bakal calon presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto, unggul di kalangan masyarakat yang pendapatan ekonominya menengah ke bawah hingga menengah ke atas.

Begitu temuan terbaru LSI Denny JA bertajuk “Pertarungan Partai Pendukung Capres” yang dirilis pada hari ini Rabu (30/8).

“Dalam sisi ekonomi, di semua level ekonomi (di bawah Rp2 juta/bulan, Rp2-4 juta/bulan, dan di atas Rp4 juta/bulan) partai pro-Prabowo yang unggul,” ungkap peneliti LSI Denny JA, Ade Mulyana, saat menaparkan hasil surveinya, Rabu (30/8).


Ade mengatakan, dukungan terbesar dari sisi ekonomi untuk partai pro-Prabowo berasal dari level pendapatan di bawah Rp2 juta/bulan sebesar 44,0 persen. Kemudian level pendapatan Rp2-4 juta/bulan sebesar 34,3 persen dan di atas Rp4 juta/bulan sebesar 32,4 persen.

“Partai pro-Ganjar dalam sisi ekonomi, paling tinggi dukungan berasal dari level ekonomi Rp4 juta/bulan ke atas sebesar 27,2 persen. Kemudian pendapatan Rp2-4 juta/bulan sebesar 25,2 persen, dan di bawah Rp2 juta/bulan sebesar 24,6 persen,” tuturnya.

Sementara, partai pro-Anies paling tinggi dukungan berasal dari ekonomi pendapatan di atas Rp4 juta/bulan sebesar 20,8 persen. Kemudian pendapatan Rp2-4 juta/bulan sebesar 16,9 persen dan dibawah Rp2 juta/bulan sebesar 10,9 persen.

“Di semua level pendapatan, partai pro-Prabowo unggul,” demikian Ade.

Survei LSI Denny-JA ini dilakukan secara face to face interview dengan menggunakan kuesioner kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia dan margin of error 2,9 persen.

Survei dilakukan pada 1-8 Agustus 2023, menggunakan metode kuantitatif yang diperkaya informasi dan analisis dengan metode kualitatif. Seperti analisis media, in-depth interview, expert judgement dan focus group discussion.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya