Berita

Kabaharkam Polri, Komjen Fadil Imran, memeriksa kesiapan petugas di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (30/8)/Ist

Presisi

Kabaharkam Pastikan 1.679 Personel Pamwal Rolakir Siap Diterjunkan Selama KTT ke-43 ASEAN

RABU, 30 AGUSTUS 2023 | 14:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 1.679 personel Korp Lalu Lintas (Korlantas) Polri siap diterjunkan sebagai Pengamanan Pengawalan Pengaturan Rute, Lalu Lintas, dan Parkir Kendaraan (Pamwal Rolakir) selama KTT ke-43 ASEAN pada 5-7 September 2023 di Jakarta.

Jumlah tersebut dipastikan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Fadil Imran, saat memimpin apel di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (30/8).

Personel yang diturunkan merupakan gabungan dari Ditlantas Polda Metro Jaya, Ditlantas Polda Banten, Ditlantas Polda Jawa Barat, dan beberapa Polda lainnya.


Keberadaan Pamwal Rolakir sendiri sebagai wujud kesiapan awal pengamanan KTT ke-43 ASEAN. Salah satu tugas yang diberikan kepada Polri adalah pengamanan pengawalan rute dan parkir yang berada di bawah satgas operasi di Tri Brata Jaya.

"Sebagai kasatgas hari ini kami ingin memastikan bahwa persiapan personel, kesiapan perlengkapan, siap untuk mengawal jalannya ASEAN Summit ke-43," ucap Fadil.

Selain personel, kendaraan patroli dan pengawalan juga dilibatkan. Yaitu Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Paspampres 60 roda empat listrik dan 66 roda dua listrik. Sementara untuk delegasi ada 35 roda empat fosil dan 25 roda dua fosil.

Tak hanya itu, Fadil menambahkan, dalam kegiatan KTT ASEAN nanti, Polri juga memberikan bantuan personel yang akan melakukan pengawalan VVIP atau ketua delegasi pimpinan negara. Para personel ini akan berkoordinasi dan melekat dengan Paspampres. Sebanyak 176 anggota lalu lintas plus kendaraannya akan berada di bawah kendali Paspampres untuk melakukan pengawalan terhadap VVIP.

Dengan kesiapan personel dan kendaraan yang optimal, Fadil berharap kegiatan KTT ke-43 ASEAN dapat terselenggara dengan baik.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya