Berita

Foto para tahanan politik Venezuela/Net

Dunia

Amnesty International Desak Venezuela Bebaskan Ratusan Tahanan Politik

SELASA, 29 AGUSTUS 2023 | 17:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Amnesty International menyoroti kasus penahanan ratusan tokoh politik yang berseberangan dengan pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Kelompok hak asasi manusia (HAM) itu memperkirakan ada sekitar 300 tahanan politik di Venezuela. Mereka diduga ditahan atas intimidasi dari pemerintah yang berkuasa.

"Ada yang ditangkap tanpa surat perintah, ditahan dan diisoloasi tanpa pendamping hukum dan mendapat dakwaan dari undang-undang yang ambigu," ungkap Amnesty Internatjonal, seperti dimuat AFP pada Selasa (29/8).


Oleh sebab itu, Amnesty International mendesak agar pemerintah membebaskan semua tahanan politik dan mendesak masyarakat internasional mencegah terulangnya praktik serupa.

"Hak atas kebebasan, atas peradilan yang adil, atas integritas dan kebebasan dari penyiksaan atau perlakuan buruk sering kali dilanggar melalui praktik-praktik ini,” tegasnya.

Mereka juga meminta Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk memasukkan kasus-kasus tersebut ke dalam penyelidikan dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh pemerintahan Maduro.

Salah satu yang disorot dalam laporan Amnesty International adalah kasus Javier Tarazona, pendiri kelompok HAM FundaRedes.

Tarazona ditangkap pada tahun 2021 dan didakwa melakukan terorisme setelah menuduh pemerintah Maduro memiliki hubungan dengan kelompok militan Kolombia ELN.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya