Berita

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol/Net

Global

Korea Selatan Tambah Bantuan Ukraina Jadi Rp 6 Triliun untuk 2024

SELASA, 29 AGUSTUS 2023 | 14:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dana bantuan untuk Ukraina telah ditambah oleh Korea Selatan menjadi 520 miliar won atau Rp 6 triliun untuk sepanjang tahun 2024.

Mengutip Al Arabiya pada Selasa (29/8), anggaran terbaru bantuan untuk tahun depan, naik delapan kali lipat dibanding bantuan Korea Selatan untuk Ukraina tahun ini.

Dalam laporan anggaran Korea Selatan 2024, dijelaskan bahwa bantuan akan didistribusikan ke dalam tiga bagian.


"Dana 130 miliar won (Rp 1,5 triliun) untuk rekonstruksi, 260 miliar won (Rp 3 triliun)untuk bantuan kemanusiaan, dan 130 miliar won (Rp 1,5 triliun) lainnya melalui organisasi internasional," ungkap laporan tersebut.

Pada Juli lalu, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol mengumumkan rencana Seoul untuk memberikan pasokan militer dalam skala besar ke Ukraina tahun ini.

Tetapi Yoon tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait rencana tersebut.

Selain Ukraina, Korea Selatan juga dilaporkan telah meningkatkan bantuan pembangunan untuk kawasan Asia-Pasifik dan Afrika, dari 1,4 triliun won (Rp 16 triliun) menjadi 2 triliun won (Rp 32 triliun).

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya