Berita

Toyota/Net

Tekno

Kesalahan Sistem, Toyota Setop Operasi Pabrik di Jepang

SELASA, 29 AGUSTUS 2023 | 13:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Raksasa produsen mobil asal Jepang, Toyota, menghentikan operasi di seluruh pabrik negara asalnya karena terdapat kesalahan sistem.

Jurubicara Toyota mengatakan pihaknya tengah mencari penyebab masalah. Tetapi perusahaan tidak yakin jika masalah tersebut disebabkan oleh serangan dunia maya.

Mengutip BBC pada Selasa (29/8), Toyota menghentikan operasi 12 dari 14 pabrik perakitan di seluruh Jepang. Pada hari yang sama, juru bicara mengatakan produksi di 14 fasilitas akan dihentikan.


Perusahaan belum mengumumkan kapan mereka berencana untuk melanjutkan kembali operasinya, atau berapa banyak produksi yang diperkirakan akan hilang akibat penghentian tersebut.

Secara total, 14 pabrik tersebut diperkirakan menyumbang sekitar sepertiga produksi global Toyota.

Penangguhan ini dilakukan karena produksi Toyota di Jepang telah pulih setelah serangkaian masalah.

Operasinya terpukul tahun lalu setelah salah satu pemasoknya terkena serangan siber. Gangguan satu hari menyebabkan hilangnya produksi sekitar 13.000 mobil.

Toyota juga menghentikan operasi di beberapa lini produksinya di Jepang karena lockdown Covid-19.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya