Berita

Para pengunjuk rasa di Kolombia saat turun ke jalan untuk memprotes kenaikan harga BBM pada Senin, 28 Agustus 2023/AFP

Dunia

Warga Kolombia Turun ke Jalan Gara-gara Harga BBM Melonjak

SELASA, 29 AGUSTUS 2023 | 11:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan utama di Kolombia pada Senin (28/8), untuk menyuarakan penolakan mereka terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang drastis.

Kenaikan bulanan mencapai 50 persen yang diberlakukan oleh pemerintahan sayap kiri Presiden Gustavo Petro, telah memicu ketidakpuasan dan protes dari para pengunjuk rasa yang pawai menggunakan mobil dan motor untuk memadati kota.

Para demonstran mengklaim bahwa kenaikan itu akan berdampak buruk pada pelaku usaha kecil, yang akan semakin merugikan rakyat, karena harga pangan berpotensi melonjak naik di negaranya.


“Pemerintah telah mengambil keputusan yang anti-bisnis. Biaya kami naik sepertiga, dan kami harus menyesuaikan anggaran kami setiap bulanny karena kenaikan bensin,” kata Alejandra Mendoza, manajer sebuah perusahaan kecil yang ikut dalam aksi protes.

Mengutip laporan FOX News, Selasa (29/7), harga bensin di Kolombia diketahui telah meningkat dari 9.000 peso (Rp 33 ribu) per galon pada Agustus tahun lalu menjadi lebih dari 14,000 peso (Rp 55 ribu) saat ini, karena pemerintah Kolombia terus mengurangi subsidi setiap bulannya.

Para pejabat di Kementerian Keuangan Kolombia mengatakan mereka ingin meningkatkan harga bensin hingga 16.000 peso (Rp 59 ribu) per galon pada akhir tahun ini, karena mengacu pada harga gas saat ini di AS.

Selain itu, pemerintah juga telah mengumumkan rencananya untuk menghapus subsidi solar, yang digunakan oleh sebagian besar truk kargo di Kolombia setelah pemilihan kota pada Oktober mendatang. Serta kenaikan harga bahan bakar diesel yang akan berlipat ganda pada akhir tahun depan, yang memicu kemarahan masyarakat.

Pemerintah Kolombia berdalih bahwa seluruh kenaikan tersebut didasarkan atas subsidi bensin yang tercatat telah menghabiskan biaya besar sekitar 11 miliar dolar (Rp 167 triliun) per tahun. Untuk itu pemerintah memerlukan penghapusan subsidi tersebut untuk membayar utang kepada perusahaan minyak nasional Ecopetrol, yang memproduksi sebagian besar bahan bakar negara, dan untuk menyediakan lebih banyak dana untuk program-program sosial negara.

Presiden Petro berpendapat bahwa subsidi bensin sejauh ini telah menguntungkan sebagian besar masyarakat kaya Kolombia yang memiliki kendaraan.

Meski begitu, ia telah menunjukkan tanda-tanda bahwa pemerintah bersedia menegosiasikan harga bensin dengan beberapa kelompok di negaranya, di tengah desakan dari para demonstran dan beberapa anggota oposisi yang meminta pemerintah untuk mencari solusi yang lebih adil dan mendukung semua lapisan masyarakat.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya