Berita

Duta Besar Tiongkok untuk Irak Cui Wei (tengah) dan Wakil Menteri Irak untuk hubungan bilateral Mohammed Hussein Bahr Al-Uloom (kanan) bersama beberapa pejabat Irak saat upacara memperingati 65 tahun hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Irak di Bagdad, Irak, pada 27 Agustus 2023/Xinhua

Dunia

Tiongkok dan Irak Rayakan Hubungan Diplomatik ke-65 Tahun

SENIN, 28 AGUSTUS 2023 | 12:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam rangka memperingati 65 tahun hubungan diplomatik antara Irak dan Tiongkok, Kementerian Luar Negeri Baghdad menggelar upacara peringatan momen bersejarah itu pada Minggu (27/8).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Hubungan Bilateral Irak, Mohammed Hussein Bahr Al-Uloom, dan Duta Besar Tiongkok untuk Irak, Cui Wei.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Al-Uloom menegaskan bahwa hubungan antara Irak dan Tiongkok memiliki ikatan sejarah yang dalam, terjalin selama berabad-abad dan terus menunjukkan kemajuan yang signifikan.


"Selama 65 tahun terakhir, hubungan antara kedua negara telah mengalami perkembangan pesat, yang tumbuh berdasarkan saling menghormati dan keuntungan bersama sejak awal pendirian hubungan diplomatik," ujarnya, seperti dimuat China Org, Senin (28/8).

Dalam konteks yang sama, Dubes Cui, juga menyampaikan pandangannya bahwa kedua negara memiliki persahabatan tradisional yang mendalam, dan fakta bahwa Jalur Sutra kuno telah menghubungkan kedua bangsa selama lebih dari 2.000 tahun membuktikan kedekatan ini.

Cui Wei menyoroti bagaimana selama 65 tahun terakhir, Irak dan Tiongkok telah menjaga hubungan yang saling memahami, saling percaya, dan saling mendukung. Kesempatan tersebut juga digunakan Dubes Tiongkok untuk memuji program Belt and Road Initiative negaranya, yang telah berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi Irak.

"Di bawah BRI, inisiatif ini telah membawa dampak positif melalui partisipasi berbagai perusahaan Tiongkok dalam proyek-proyek minyak dan listrik di Irak, yang secara langsung berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Irak," kata Cui.

Dalam kaitannya dengan perdagangan, Cui menegaskan bahwa saat ini Irak menjadi mitra dagang terbesar ketiga bagi Tiongkok di kawasan Asia Barat dan Afrika Utara.

Sebaliknya, Tiongkok juga telah menjadi pembeli minyak terbesar dari Irak di pasar internasional, yang mencerminkan hubungan ekonomi yang kuat antara kedua negara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya