Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDIP, Rahmad Handoyo/Ist

Politik

Atasi Polusi Udara Lewat Kendaraan Listrik, Legislator PDIP: Tak akan Berpengaruh Signifikan

SENIN, 28 AGUSTUS 2023 | 00:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Guna menekan polusi udara di wilayah Jabodetabek, pemerintah mendorong pengelolaan tenaga listrik sebagai alternatif jangka panjang. Arahnya, pemerintah mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai pengganti kendaraan berbahan bakar fosil untuk mengurangi polusi udara.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo menilai penggunaan listrik perlu diperhatikan, jika masih menggunakan sumber energi yang meningkatkan polusi seperti tenaga uap maka itu bukan solusi terbaik.

“Meskipun listrik digunakan untuk energi mobil, tapi ketika sumber energi pertamanya masih tenaga uap di tengah Jakarta ya, akan menjadi beban juga tidak akan berpengaruh secara signifikan,” kata Rahmad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (27/8).


Menurutnya, solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan polusi udara ini dengan mengubah energi yang lebih ramah lingkungan.

“Panas bumi misalnya. Meskipun panas bumi itung-itungannya mahal,” katanya.

Legislator dari Fraksi PDIP DPR RI ini mengatakan, pemerintah perlu menghitung beban negara untuk mengubah PLTU dengan tenaga yang lebih ramah lingkungan namun tidak membebani APBN.

“Tapi, itu perlu dikalkulasi dengan cermat untuk mengurangi beban yang ada di Jakarta dengan cara mengubah PLTU dengan yang lebih ramah,” tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya