Berita

Syahganda Nainggolan/Ist

Politik

PDIP Harus Berani Desak Pemerintah Telusuri Dugaan Korupsi Proyek Food Estate

SABTU, 26 AGUSTUS 2023 | 22:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tudingan PDIP bahwa proyek food estate merupakan kejahatan lingkungan tidaklah cukup. Sebagai partai pemerintah, harusnya lebih tegas, desak agar dilakukan penyelidikan menyeluruh, sampai ke akar-akarnya.

Termasuk pemeriksaan potensi korupsi yang mungkin terjadi pada proyek dengan lahan seribu hektare itu.

Demikian disampaikan Direktur Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan, dalam podcast bersama Bambang Widjoyanto, bertajuk “Sekjen PDIP Sebut Prabowo Menyimpang Soal Food Estate”, dikutip Sabtu (26/8).


“(PDIP) partai terbesar di Indonesia, ketika sudah melakukan kritik, koreksi, harusnya ada yang bisa mengungkap. Ini kegagalannya di level apa? Apakah di implementasi atau level design. Apakah ada unsur korupsi?” Syahganda balik bertanya.

Sebab, kata dia, proyek food estate itu sudah menebang tidak sedikit pohon di atas lahan seribu hektare itu.

“Dijual ke mana tuh batang-batang pohonnya? Dimakan siapa? Kemudian anggaran yang begitu besar, kenapa gagal, kenapa?” tandasnya.

Atas dasar itu, aktivis senior itu berharap PDIP berani mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pemerintah untuk melakukan penelusuran lebih jauh mengenai potensi korupsi di proyek itu.

“Itu uangnya dikorupsi atau enggak? Itu yang perlu didalami,” pungkasnya.

Seperti diketahui, proyek lumbung pangan atau food estate mulai disenggol PDI Perjuangan. Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, bahkan menyebut proyek itu sebagai bagian dari kejahatan lingkungan.

Menurut Hasto, PDIP memberi catatan serius atas upaya Presiden Jokowi membangun food estate. Menurutnya, politik seharusnya merawat kehidupan dan menjaga bumi pertiwi, sementara food estate justru membabat hutan.  

“Kebijakan itu ternyata disalahgunakan, hutan-hutan justru ditebang habis, dan food estate-nya tidak terbangun dengan baik. Itu bagian dari kejahatan terhadap lingkungan," katanya, usai penganugerahan rekor Muri kepada PDIP atas program pengobatan gratis di Ciawi, Bogor, Selasa (15/8).

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya