Berita

Bakal capres PDIP, Ganjar Pranowo/Ist

Politik

Ingin Pimpin Indonesia, Ganjar Minta Kader PDIP Gerak Lebih Cepat

JUMAT, 25 AGUSTUS 2023 | 23:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Calon presiden dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menyampaikan sejumlah capaian yang bakal dilakukannya jika dipercaya menjadi presiden di 2024. Antara lain dengan meneruskan pembangunan yang sudah dicapai Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan kader PDIP.

Ganjar menyatakan bahwa Presiden Jokowi telah meletakkan pondasi untuk transformasi ekonomi hijau, sehingga Indonesia dilihat sebagai pemain utama dalam ekosistem kendaraan listrik dunia. Kemudian membangun konektivitas digital palapa ring satu sampai tiga.

Oleh karena itu, sebagai calon presiden dari PDIP dia meminta agar seluruh kader bersatu membangun kekuatan besar untuk pemenangan pemilu.


“Sebagai pemegang mandat untuk melaksanakan tugas, mulai kita harus gerak lebih cepat, gerak sat set (cepat) untuk pencapaian tersebut. Kita semua harus sat set untuk perluas integrasi,” kata Ganjar di acara Konsolidasi Semangat Menuju Pileg dan Pilpres di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Jumat malam (25/8).

Dia menambahkan untuk membangun konektivitas di darat, laut dan udara, perlu disiapkan transformasi digital termasuk menciptakan lapangan kerja.

“Perlindungan sosial harus memperkuat, yang bertumpu pada BPJS dengan gotong royong, dan yang lain adalah bagaimana perintah Bu Mega, stunting kita turunkan, kemiskinan ekstrem kita turunkan dan itu kerja sama dengan kita semua,” ujarnya.

“Pencapaian program ini harus dilakukan dengan baik. Kita harus memimpin agar bisa melakukan lompatan besar,” tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya