Berita

Ketua DPP Partai Nasdem Effendi Choirie atau akrab disapa Gus Choi/Ist

Politik

Buntut Tudingan Berkhianat dari KPP, Nasdem Desak SBY dan AHY Tegur Andi Arief

KAMIS, 24 AGUSTUS 2023 | 21:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pimpinan Partai Demokrat didesak untuk menegur Andi Arief yang melontarkan tudingan kepada Partai Nasdem.

Andi Arief selaku Ketua Bappilu Partai Demokrat menuding Partai Nasdem berkhianat dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) karena tak kunjung mengumumkan calon wakil presiden (Cawapres).

Ketua DPP Partai Nasdem, Effendi Choirie atau karib disapa Gus Choi, meminta tuntutan tersebut dijalankan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).


"Saya setuju SBY dan AHY menegur Andi Arief," ujar Gus Choi kepada wartawan, Kamis (24/8).

Dia mengklaim, Nasdem sebagai partai politik pertama di dalam KPP yang mengusung Anies Baswedan bakal calon presiden (Bacapres) tidak akan pernah berkhianat.

"Ini kurang waras. Bagaimana Nasdem berkhianat? Nasdem yang menjadi inisiator utama pencapresan Anies Baswedan," tutupnya kesal.

Tudingan kepada Nasdem disampaikan Andi Arief melalui unggahan di media sosial X, dengan mengatakan akan terus bersama PKS apabila ada partai politik di dalam KPP yang membelot.

Pernyataan Andi Arief tersebut diduga sebagai sikap protes terhadap wacana duet Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan, sebagaimana dikatakan Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah. 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya