Berita

IMF/Net

Global

Krisis Ekonomi, Argentina Disuntik Rp 114 Triliun oleh IMF

KAMIS, 24 AGUSTUS 2023 | 03:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Argentina mendapat suntikan dana sebesar 7,5 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 114 triliun dari Dana Moneter Internasional (IMF) di tengah krisis ekonomi berkepanjangan.

Dewan Eksekutif IMF menyetujui pencairan dana untuk Argentina setelah melakukan tinjauan selama 30 bulan. Dana ini dinilai akan sangat membantu situasi ekonomi Argentina.

"Dewan Eksekutif IMF menyetujui pencairan dana sebesar 7,5 miliar dolar AS," kata jurubicara Menteri Perekonomian Argentina Sergio Massa kepada AFP pada Rabu (23/8).


Argentina sedang bergulat dengan krisis ekonomi yang parah yang mengakibatkan tingkat inflasi melonjak di atas 100 persen, dan tingkat kemiskinan meroket hingga 40 persen.

Massa melakukan perjalanan ke Washington pada pekan ini untuk bertemu dengan pejabat senior IMF dan Bank Dunia, ketika kedua lembaga keuangan internasional tersebut mempertimbangkan keputusan terpisah terkait negara tersebut.

Pada Selasa (22/8), Bank Dunia menyetujui dua proyek baru untuk Argentina senilai sekitar 650 juta dolar AS yang ditargetkan untuk meningkatkan akses terhadap pendanaan untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, serta memperkuat program pangan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya