Berita

Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo/Ist

Politik

Sekeluarga Nyaleg, Hary Tanoe Terinspirasi Jokowi Bentuk Dinasti

RABU, 23 AGUSTUS 2023 | 13:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah politik pengusaha ternama dan pendiri Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, yang  memboyong istri dan empat anaknya untuk nyaleg mendapat sorotan publik.

Dengan terjun ke dunia politik, muncul spekulasi bahwa tujuan utama Hary Tanoesoedibjo adalah memanfaatkan jabatan politik untuk melindungi dan memperluas kerajaan bisnisnya.

"Ini namanya serakah, semuanya mau," kata aktivis Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/8).


Andi melanjutkan, keterlibatan Hary Tanoesoedibjo dan sekeluarga dalam dunia politik diduga terinspirasi dari Presiden Joko Widodo. Di mana anak dan menantunya juga menempati posisi strategis sebagai pejabat negara.

"Kelihatannya begitu, inspirasi politik dinasti hari ini itu memang Pak Jokowi, ngeri memang," pungkasnya.

Berdasarkan penelusuran Kantor Berita Politik RMOL dalam portal resmi KPU, http://infopemilu.kpu.go.id/Pemilu/Dcs_dpr, Hary Tanoesoedibjo beserta istri dan lima anaknya masuk ke dalam DCS.

Untuk nama Hary Tanoesoedibjo, tercatat sebagai Bacaleg yang akan berlaga di Dapil Banten III, dengan berbekal nomor urut 1. Sementara istrinya, Liliana Tanaja Tanoesoedibjo, terdaftar sebagai Bacaleg di Dapil Jakarta II nomor urut 1.

Sedangkan anak pertama Hary Tanoesoedibjo, Angela H. Tanoesoedibjo terdaftar sebagai Bacaleg Perindo Dapil Jawa Timur I dengan nomor urut 1.

Adapun adiknya atau anak kedua Hary Tanoesoedibjo, Valencia H. Tanoesoedibjo terdaftar sebagai Bacaleg Perindo Dapil Jakarta III nomor urut 1. Kemudian anak ketiganya, Jessica Tanoesoedibjo terdaftar Bacaleg Partai Perindo Dapil NTT II, dengan nomor urut 1.

Dua anak Hary Tanoesoedibjo lainnya, yaitu anak keempatnya, Clarissa Tanoesoedibjo menjadi Caleg Perindo Dapil Jawa Barat I nomor urut 2. Terakhir, anak bungsunya, Warren Tanoesoedibjo maju Dapil Jawa Tengah I nomor urut 2. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya