Berita

Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa saat berbicara di pembukaan Dialog Pemimpin Forum Bisnis BRICS, yang digelar di Johannesburg pada Selasa, 22 Agustus 2023/Net

Dunia

Ramaphosa Ajak Anggota BRICS Berkontribusi dalam Pertumbuhan Ekonomi Afrika Selatan

RABU, 23 AGUSTUS 2023 | 07:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Peluang keikutsertaan negara-negara anggota BRICS dalam upaya peningkatan ekonomi Afrika Selatan terbuka lebar.

Begitu yang disampaikan Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, saat berbicara di pembukaan Dialog Pemimpin Forum Bisnis BRICS, yang digelar di Johannesburg pada Selasa (22/8).

Menurutnya, negaranya memiliki populasi urbanisasi kaum muda yang tinggi, sehingga mampu menyediakan tenaga kerja yang stabil di masa depan.


"Afrika menyediakan populasi tenaga kerja yang stabil bagi perusahaan di masa depan. Investasi dalam keterampilan terus tumbuh," ungkapnya di hadapan para pemimpin BRICS lainnya, seperti dimuat The Print.

Ramaphosa menilai faktor itu membuat negaranya unggul dalam bidang produktivitas dan pertumbuhan. Dia mengajak agar negara anggota BRICS ikut ambil bagian dalam upaya memajukan perekonomian Afrika.

"Negara-negara BRICS memiliki kesempatan untuk berkontribusi dan berpartisipasi dalam kisah pertumbuhan Afrika,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden Ramaphosa merekomendasikan beberapa bidang kerja sama yang dapat dijalin oleh BRICS dan Afrika Selatan.

“Ini dapat dicapai melalui kerja sama yang lebih besar dan bidang-bidang seperti pertanian, ekonomi digital," ujarnya.

Dia juga menyoroti bagaimana perekonomian Afrika Selatan sangat berfokus pada pemberdayaan perempuan.

"Kita perlu membebaskan para wanita di benua kita agar mereka dapat berdagang, berbisnis, dan menumbuhkan ekonomi di berbagai negara kita,” tambah Ramaphosa.

Turut hadir secara langsung dalam forum BRICS yakni Presiden Brasil Lula Da Silva, Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden China Xi Jinping. Sementara Presiden Rusia Vladimir Putin tetap ikut dalam pertemuan namun secara virtual.

BRICS merupakan kelompok negara ekonomi dunia yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan.

Tahun ini, kepemimpinan BRICS berada di tangan Afrika Selatan yang akan melangsungkan KTT  di Johannesburg, mulai 22 hingga 24 Agustus 2023.

Tema yang diangkat dalam KTT BRICS tahun ini yaitu “BRICS dan Afrika: Kemitraan untuk pertumbuhan yang saling dipercepat, pembangunan berkelanjutan, dan multilateralisme inklusif".

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya