Berita

Video yang beredar menunjukkan pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin, berada dki suatu tempat yang diperkirakan di Afrika/Net

Dunia

Beredar Video Bos Wagner Yevgeny Prigozin yang Diduga Berada di Afrika

SELASA, 22 AGUSTUS 2023 | 21:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lama tidak muncul di hadapan publik sejak percobaan kudeta di Rusia, pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin, tiba-tiba menerbitkan video perekrutan tentara.

Associated Press melaporkan Selasa (22/8), dalam videonya yang beredar di media sosial Rusia, pemimpin tentara bayaran berusia 62 tahun tersebut mengatakan bahwa Grup Wagner sedang melakukan aktivitas pengintaian dan pencarian, membuat Rusia semakin besar di semua benua, dan mengatakan Afrika semakin bebas.

“Kami merekrut insan-insan yang kuat dan sejati dan terus melaksanakan tugas yang diberikan," kata Prigozhin sambil membawa senapan serbu dan mengenakan seragam militer.


AP tidak dapat memverifikasi secara independen video yang memperlihatkan Prigozhin - yang mengenakan sergam militer - berdiri dengan latar belakang tanah lapang serta sebuah truk pick-up dan orang-orang yang juga mengenakan seragam militer.

Saluran media sosial Rusia yang terhubung dengan pemimpin tentara bayaran mengatakan Prigozhin sedang merekrut tentara bayaran di Afrika dan juga mengundang investor dari Rusia untuk berinvestasi di Republik Afrika Tengah melalui Rumah Rusia, sebuah grup yang menurut saluran media sosial dikendalikan oleh Prigozhin.

Grup Wagner, sejak tahun 2014, merupakan kelompok yang disewa di seluruh Afrika dan telah digunakan oleh Kremlin sebagai alat untuk memperluas kehadiran Rusia di Timur Tengah dan Afrika.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya