Berita

Jet tempur F-16/Net

Dunia

Rusia: Pengiriman Jet F-16 Picu Perang Semakin Memanas

SELASA, 22 AGUSTUS 2023 | 11:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keputusan Denmark dan Belanda untuk mengirim pesawat tempur F-16 buatan AS ke Ukraina, mendapat respons sinis dari Rusia.

Duta Besar Rusia untuk Denmark, Vladimir Barbin mengatakan bahwa langkah kedua negara Eropa itu mampu meningkatkan konflik dan membuat perang semakin panjang.

"Fakta bahwa Denmark sekarang telah memutuskan untuk menyumbangkan 19 pesawat F-16 ke Ukraina mengarah pada eskalasi konflik," tegasnya, seperti dikutip dari The Jerussalem Post pada Selasa (22/8).


Bukannya menciptakan perdamaian, kata Barbin, pengiriman F-16 justru mendorong Ukraina terus melanjutkan pertempuran militernya.

"Denmark berusaha dengan tindakan dan kata-katanya untuk meninggalkan Ukraina tanpa pilihan lain selain melanjutkan konfrontasi militer dengan Rusia," jelas Barbin.

Pada Minggu (20/8), Denmark dan Belanda mengumumkan komitmen mereka untuk memasok Ukraina dengan F-16 mulai awal tahun depan.

Keputusan itu diambil setelah negara produsen pesawat F-16, AS setuju bila kedua negara melakukan pengiriman.

Terlebih, baik Denmark maupun Belanda juga akan mempensiunkan F-16 dan menggantinya dengan pesawat yang lebih canggih yakni F-35.

Denmark akan mengirimkan total 19 jet. Belanda memiliki 42 unit F-16 tetapi belum memutuskan apakah semuanya akan disumbangkan.

Sementara itu, Ukraina mengaku kehadiran F-16 sangat penting untuk menunjang keberhasilan mereka mengusir tentara Rusia dari beberapa wilayah yang diduduki.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya